Kapolres Bilang Ladang Ganja Seluas 5 Hektare Tumbuh di Atas Bukit Barisan

"Semua ladang ganja yang ditemukan bukan di tanah milik warga. Itu kan tanah milik Bukitbarisan,"

Kapolres Bilang Ladang Ganja Seluas 5 Hektare Tumbuh di Atas Bukit Barisan
Tribun Medan/ Dedy Kurniawan
Satres Narkoba Polres Madina mencabuti tanaman ganja, Selasa (19/4/2016) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Petugas kepolisian dari Polres Mandailing Natal (Madina) menemukan ladang ganja cukup luas dalam keadaan siap panen.

Penemuan ladang ganja di atas lahan seluas 5 hektare berada di antara hutan Pegunungan Huta Tinggi, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, Sumatera Utara (Sumut) pada Selasa (19/4/2016) lalu.

Ladang ganja di arel pegunungan Madina ditemukan Kepolisian Madina ternyata bukan milik warga. Namun ladang ganja yang ditemukan ini tumbuh di tanah atas kepemilikan pihak Kodam Bukitbarisan.

"Semua ladang ganja yang ditemukan bukan di tanah milik warga. Itu kan tanah milik Bukitbarisan," kata Kapolres Madina, AKBP Andre Setiawan kepada www.tribun-medan.com, Rabu (20/4/2016).

Beberapa kali ditemukan berhektare-hektare ladang ganja di Pegunungan Madina sudah siap panen.

"Ladang itu di tengah hutan tersembunyi, gak banyak yang tahu ada ladang ganja di sana. Warga juga jarang ada di sana. Saya aja harus berjalan kaki selama 6 sampai 7 jam untuk menuju ke sana," beber Andre.

Andre bilang, wajar kalau pihak aparat desa juga tidak tahu ada warga yang menanami ganja di dalam hutan Pegunungan Madina.

Satres Narkoba dari Polres Madina membakar tanaman ganja, Selasa (19/4/2016).

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved