TribunMedan/

Gadis Cilik 5 Tahun Dipaksa Kawin, Menangis Sedih Selama Ritual Pernikahan

Pernikahan anak secara massal ini terjadi di enam tempat di Chittorgarh, Negara Bagian Rajasthan, India utara, dan dilukiskan sebagai “tragedi”.

Gadis Cilik 5 Tahun Dipaksa Kawin, Menangis Sedih Selama Ritual Pernikahan
Daily Mail
Gadis cilik berusia lima tahun adalah salah satu pengantin anak. Ia tampak menangis. 

TRIBUN-MEDAN.com, CHITTORGARH – Pernikahan anak secara massal ini terjadi di enam tempat di Chittorgarh, Negara Bagian Rajasthan, India utara, dan dilukiskan sebagai “tragedi”.

Rabu (20/4/2016) malam beredar berita di media daring, juga video di Toutube, tentang ritual pernikahan massal anak-anak di Chittorgarh, termasuk anak perempuan berusia lima tahun.

Sejak awal hingga akhir ritual pernikahan usai, sebagian besar gadis cilik itu menangis sedih dan terdengar menyayat hati. Ada pula yang menjerit meminta bantuan.

Situs berita Daily Mirror melaporkan, pernikahan massal anak-anak telah berlangsung di enam tempat akhir pekan lalu. Sebagian besar pasangan itu masih bocah ingusan.

Publik baru mengetahui dan polisi mulai menyelidik setelah video ritual upacara pernikahan yang menyedihkan itu diunggah ke internet atau media daring, Rabu (20/4/2016).

Dalam satu klip video tampak sejumlah anak mengikuti ritual dengan mengenakan pakaian khas adat setempat. Namun, ada juga pasangan yang memakai pakaian biasa.

Pengantin perempuan cilik menangis sedih dan menjerit, tetapi sambil memegang kanan pengantin prianya yang tinggi dan lebih tua, ia terus mengikuti panduan orangtua.

Salah satu yang menyedihkan ialah seorang gadis 10 tahun. Ia menangis tak terkendali saat dipaksa memegang tangan pasangannya. Kepalanya tertutup kerudung.

Gadis 10 tahun itu dipaksa ayahnya untuk mengikuti ritual. Ia meronta-ronta dan menjerit meminta tolong agar tidak dinikahkan. Namun, ia tidak berdaya.

Pernikahan anak-anak di bawah umur sangat lazim dilakukan di wilayah Rajasthan.

Halaman
123
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help