Liga Indonesia
Presiden Direktur PS TNI Minta Maaf Atas Kerusuhan di Gresik
Edy mengatakan bahwa tindakan suporter klubnya di Stadion Tri Dharmna, Gresik itu tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun.
TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Direktur PS TNI Letjen Edy Rahmayadi meminta maaf atas tindakan anarkis suporter klubnya saat dijamu Persegrek Gresik United di ajang Indonesia Soccer Championship, Minggu (22/5/2016).
Edy mengatakan bahwa tindakan suporter klubnya di Stadion Tri Dharmna, Gresik itu tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun.
"Ditanya soal kerusuhan itu sebenarnya saya tidak di lokasi," kata Edy di Kuningan, Selasa (24/5/2016).
"Namun ini bukan soal saya di sana atau tidak, saya minta maaf atas kejadian itu," tambahnya.
Baca juga: Video dan Foto Bentrokan Pendukung Persegres Gresik dan PS TNI
Edy berjanji bahwa peristiwa tersebut tak akan terulang lagi di waktu yang akan datang.
"Apapun persoalannya, banyak hal yang membuat peristiwa itu terjadi," kata Edy.
"Mungkin kami terlalu kencang mengajukan isu KLB, jadi ada pihak yang berusaha mengalihkan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/edy-rahmayadi_20160525_114922.jpg)