TribunMedan/

Pria Yang Merampok WNA Ternyata Lebih Dulu Mabuk

"Dipukulnya juga aku. Bule itu melawan. Dia mengusir aku," kata tersangka.

Pria Yang Merampok WNA Ternyata Lebih Dulu Mabuk
Tribun Medan/ Array Argus
Hamonangan, tersangka perampokan warga negara asing saat berada di Polresta Medan, Kamis (9/6/2016) sore 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hamonangan Riski (25), pria yang ditembak petugas Unit Reskrim Polsek Patumbak lantaran merampok warga negara Australia, Ruan Kruger (18), Kamis (9/6/2016), ternyata lebih dulu menenggak minuman keras di seputaran Terminal Amplas. Ia mengatakan, sebelum merampok, saat itu dirinya hendak ke toilet buang air kecil.

"Pas aku mau buang air kecil, disitulah ku tengok bule (warga negara asing) ini jalan sendirian. Posisinya, memang aku udah mabuk," kata tersangka dengan kondisi terseok-seok lantaran betis kanannya ditembus timah panas di Polresta Medan.

Tersangka mengatakan, ketika melihat korban, ia langsung menariknya ke pinggir toilet. Saat itu, korban sempat memukul tersangka.

"Dipukulnya juga aku. Bule itu melawan. Dia mengusir aku," kata tersangka sembari menundukkan kepalanya.

Meski korban melawan, pelaku tetap bersikukuh merampas harta benda korban. Saat itu, datanglah rekan tersangka bernama Fredi Sirait ikut membantu mengambil dompet korban.

"Begitu dipukulnya aku, Fredi datang langsung mengambil barangnya. Terus, kami lari," ungkap tersangka.

Sayangnya, ketika peristiwa terjadi, korban teriak. Hamonangan yang dalam kondisi mabuk tak bisa lari kencang.

Ia kemudian ditangkap petugas Polsekta Patumbak. Kakinya kemudian ditembak, hingga mengucur darah segar. (ray/tribun-medan.com)

Penulis: Array A Argus
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help