TribunMedan/

Sebelum Dikeroyok Sampai Meninggal, Maling Terjebak di Atap Rumah

Ali Armen mendengar suara berisik di atas atap rumahnya. Dia menduga ada seseorang yang mencoba masuk ke dalam rumah lewat atap.

Sebelum Dikeroyok Sampai Meninggal, Maling Terjebak di Atap Rumah
Tribun Medan/Joseph Wesly Ginting
Jenazah Firmanto Rajagukguk 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Joseph Ginting

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Firmanto Rajagukguk (34), warga Jalan Selamat, Medan Amplas, tewas setelah dihajar massa di Jalan Garu I, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (17/8/2016), karena ketahuan mencuri.

Informasi yang dihimpun di kepolisian, pemilik rumah sekaligus korban, Ali Armen (65) mendengar suara berisik di atas atap rumahnya. Dia menduga ada seseorang yang mencoba masuk ke dalam rumah lewat atap.

Penasaran, dia pun keluar dari dalam rumah dan langsung teriak maling. Seketika warga pun berdatangan. Sementara pelaku masih terjebak di atas rumah. Setelah dicari warga, akhirnya Firmanto berhasil ditangkap dan dihajar warga hingga tewas.

"Peristiwanya terjadi di sekitar pukul 02.00 dini hari. Petugas kepolisian yang mendapat informasi langsung datang ke lokasi. Namun sayang, yang bersangkutan sudah meninggal," kata Kanit Reskrim Polsek Patumbak AKP Ferry Kusnadi, Rabu (17/8/2016).

Setelah menemukan pelaku tewas, petugas kepolisian pun langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara di Jalan Wahid Hasyim Medan untuk keperluan visum.

"Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Sejauh ini sudah tiga orang saksi yang kita mintai keterangan terkait kejadian itu," katanya. (wes/tribun-medan.com)

Penulis: Joseph Wesly Ginting
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help