TribunMedan/

Ketahuan Mengutil

Alasan Untuk Ritual Sembahyang, Ibu Rumah Tangga Ini Tertangkap Basah Mengutil di Mall

Seorang ibu rumah tangga tertangkap basah usai mengutil di sebuah pusat perbelanjaan. Alasannya untuk ritual persembahyangan

Alasan Untuk Ritual Sembahyang, Ibu Rumah Tangga Ini Tertangkap Basah Mengutil di Mall
Ist
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.COM - Seorang ibu rumah tangga tertangkap basah usai mengutil di sebuah pusat perbelanjaan. Alasannya barang-barang itu bertujuan untuk ritual persembahyangan.

Ida Nuryanti (43) beralamat di Banjar Jadi Babakan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri,  kedapatan mengutil beberapa barang keperluan sehari-hari di mall Hardys Tabanan.

Kejadian itu berlangsung pada Senin (24/10/2016) sekitar pukul 19.00 wita.

Pelaku pun dilaporkan ke Polsek Kediri sekitar pukul 21.30 wita.

Seorang karyawan mall Hardys Tabanan, Ni Luh Made Ani Winarti (27) yang memergoki kejadian tersebut mengatakan, dirinya sudah curiga kepada pelaku karena gerak-geriknya yang mencurigakan.

“Saat itu saya sedang tugas di bagian minuman, tapi tampak ada pembeli yang mencurigakan. Mencurigakannya karena beberapa kali dia melihat sekitar dengan tegang,” ujarnya, Selasa (25/10/2016).

Atas kejadian tersebut, Luh Made Ani pun melaporkan ke bagian keamanan dan kasir.

“Setelah diperiksa ada beberapa barang yang disembunyikan di tasnya,” ujarnya.

Setelah ketahuan itu, pihak mall Hardys Tabanan langsung mengamankan pelaku dan memintai keterangan di ruangan CCTV.

Ia mengutil beberapa barang-barang seperti sosis, pakaian dan buah dengan total Rp 550 ribu.

Kapolsek Kediri Kompol Putu Suprama mengatakan, pelaku sedang menjalani proses hukum.

Pengakuannya mencuri karena kekurangan biaya untuk upacara ritual dan ditinggal suami pulang ke Jawa.

“Pengakuannya mencuri untuk upacara ritual dan suami pulang ke jawa hanya dititipi uang Rp 100 ribu saja,” jelasnya. (*)

Tonton video ibu-ibu kaya mengutil di pusat perbelanjaan, satu komplotan beraksi di kota Medan:

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help