TribunMedan/

Jambret di Angkot Ini Mengaku Cari Makan untuk Istri dan Anak

Saya pengangguran. Istri dan ke-tiga anak saya butuh makan. Makanya saya nekat melakukan itu," katanya.

Jambret di Angkot Ini Mengaku Cari Makan untuk Istri dan Anak
Tribun Medan/Joseph Wesly Ginting
Kapolsek Patumbak AKP Afdal (seragam) dan Kanit Reskrim Patumbak AKP Fery mengapit pelaku, Jon Piter Situmeang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Joseph Ginting

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Pelaku jambret sepesialis angkot, Jon Piter Situmeang (37) warga Jalan Garu VII, Medan Amplas berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Patumbak. Jon ditangkap karena menjabret emas milik Ismawati, warga Dusun I, Limau Manis, Tanjung Morawa.

"Saat itu, korban dari Pajak Simpang Limun berniat pulang ke rumahnya di Tanjungmorawa dengan menumpangi angkot  A15. Korban saat itu duduk di samping pintu dengan rantai emas 10 gram melingkar di leher korban," kata Kapolsek Patumbak, Afdal, Selasa (25/10/2016).

Afdal mengatakan, korban yang mendapat perlakuan itu lantas meneriaki tersangka. Saat itulah, petugas Polsek Patumbak yang kebetulan melintas dibantu warga sekitar langsung mengejar tersangka yang sempat melarikan diri ke arah Garu VII Medan dan menangkapnya.

"Dari tangan pelaku kami amankan barang bukti 10 gram emas hasil rampokannya," katanya.

Jhon Piter Situmeang mengaku nekat melakukan aksi jambret tersebut lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.

"Saya pengangguran. Istri dan ke-tiga anak saya butuh makan. Makanya saya nekat melakukan itu," katanya.

Pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat 1 KUHPidana dengan acanaman hukuman di atas lima tahun penjara. (wes/tribun-medan.com)

Penulis: Joseph Wesly Ginting
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help