Baca Selengkapnya di Tribun Medan

Imigrasi Imbau Warga Tak Pacari Imigran

Pengungsi imigran di Medan mencapai 2.048 orang. Mereka tersebar di 21 penampungan di Kota Medan ini.

Imigrasi Imbau Warga Tak Pacari Imigran
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

MEDAN, TRIBUN- Kepala Penindakan Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Medan Petrus Teguh mengimbau warga Kota Medan jangan berpacaran atau menikah dengan imigran.

Sebab, para imigran sewaktu-waktu dapat meninggalkan Kota Medan, bahkan Indonesia.

Ia menambahkan, saat ini imigran yang berada di Kota Medan mencapai ribuan orang. Mereka tersebar di berbagai penampungan.

Pengungsi tersebut berasal dari Irak, Bangladesh, Afganistan, Myanmar, Srilanka, Sudan, Somalia, dan Palestina.

"Pengungsi imigran di Medan mencapai 2.048 orang. Mereka tersebar di 21 penampungan di Kota Medan ini. Beberapa di antaranya di Wisma Keluarga, Wisma Virgo dan Hotel Riski," ujarnya kepada Tribun Medan, Jumat (4/11).

Menurutnya, imigran juga manusia, sehingga tidak tertutup kemungkinan jatuh cinta. "Pengungsi asal Afganistan berkulit putih, ganteng sehingga berpotensi pacaran dengan perempuan WNI. Kami hanya mengimbau dan mengingatkan warga, jangan pacaran dengan imigran," ujarnya.

Ia menambahkan, Imigrasi juga rutin memberi sosialisasi kepada para imigran, agar kembali ke negara masing-masing, setelah permohonan suaka mereka ditolak negara ketiga.

"Tiga hari lalu, saya kerja sama IOM (International Organization of Migrasi) menyosialisasikan pengungsi yang sudah ditolak permohonannya untuk ditempatkan ke negara ketiga. Kami memberi sosialisasi agar mereka berkenan pulang ke negara masing-masing secara sukarela," katanya.

Ia menambahkan, pengungsi yang permohonan suakanya ditolak dapat mengajukan sekali permohonan ulang. Setelah itu, Imigrasi akan mendeportasi mereka.

"Kalau tetap ditolak, mereka sudah bisa kena tindakan deportasi dari Imigrasi. Adapun negara tujuan suaka mereka adalah Amerika Serikat, Kanada, Jerman, dan Polandia. Kalau Australia sudah enggak menerima suaka lagi," ujarnya.

Nah, siapa sebenarnya para imigran ini? Bagaimana asal-usul higga mereka menetap di Indonesia? Baca selengkapnya di Tribun Medan edisi cetak, Senin (7/11/2016) 

Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved