UKM Digital Center Unimed Diluncurkan
Unimed diharapkan mampu memberikan berbagai penyuluhan kepada setiap Kampung Digital melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unimed.
Penulis: Hendrik Naipospos |
Laporan Wartawan Tribun Medan/Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Mayoritas pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia hingga kini masih belum mempergunakan kecanggihan teknologi. Satu di antaranya yakni teknologi informasi yang juga belum dimanfaatkan sebagai pilar promosi dan pemasaran.
Executive Vice President Telkom Regional I Sumatera, Stanislaus Susatyo menyebutkan, bahwa pihaknya tengah fokus mengembangkan inovasi modern yang dapat menjangkau para pelaku UKM.
"Saat ini kami ingin modernisasi. Kami akan tingkatkan kompetensi UKM melalui Infromation Computer Technology (ICT)," sebut Stanislaus Suyanto kepada tribun-medan.com di Universitas Negeri Medan (Unimed), Rabu (9/11/2016).
Baca: Pussis Unimed Selenggarakan Olimpiade Sejarah Pertama di Sumut
Mengembangkan hal ini, PT Telkom menggagas Kampung UKM Digital. Program ini merupakan implementasi mendukung kebijakan pemerintah dalam hal memanfaatkan teknologi informasi secara komprehensif dan integratif.
Setiap kampung akan difasilitasi teknologi internet terbaru, yakni penggunaan satelit ataupun fiber optic.
"Kami mau mewujudkan UKM yang maju, mandiri, dan modern dengan sentuhan teknologi ICT. Nantinya setiap pelaku UKM dapat menggunakan teknologi yang kita berikan untuk memasarkan dan memperkenalkan produknya. Kehadiran kami di Unimed untuk menjalin kerja sama untuk beriringan mensukseskan program ini," sambungnya.
Baca: NEWS VIDEO: Pameran Karya Busana Berbahan Ulos Kreasi Mahasiswa Unimed
Khusus di Sumut, PT Telkom telah mendirikan tujuh Kampung Digital, di mana Unimed dinobatkan sebagai UKM Digital Center Sentra Pemberdayaan Wirausaha.
Unimed diharapkan mampu memberikan berbagai penyuluhan kepada setiap Kampung Digital melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unimed.
PT Telkom menggunakan strategi ABC-GM, yakni strategi yang melibatkan, pihak A yaitu Akedemisi, B meliputi Bisnis, C yakni Community, serta G yakni Goverment atau pemerintah, sedangkam M meliputi unsur Media.
Menanggapi hal ini, Rektor Unimed Syawal Gultom menyebutkan, bahwa pihaknya siap untuk mendukung program yang sedang dicanangkan PT Telkom ini.
Ia menyebutkan program Kampung Digital sejalan dengan visi terbaru Unimed.
"Kami (Unimed) punya visi Unggul Bidang Pendidikan, Rekayasa Industri dan Budaya. Program ini sebuah inovasi yang perlu dikembangkan. Unimed akan membangkitkan suasana industri mulai dari hal mikro melalui Kampung Digital ini," sebutnya mengakhiri. (cr2/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/stanislaus_susatyo_20161109_141658.jpg)