Baca Selengkapnya di Tribun Medan

Panglima ISIS Asal Malang Tewas

Nama Abu Jandal mencuat pada akhir 2014, ketika secara terbuka ia menantang Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Polri.

Int
Abu Jandal 

JAKARTA, TRIBUN - Panglima militer kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) asal Malang, Jatim, Abu Jandal atau Salim Mubarok Attamimi dikabarkan tewas di Mosul, Irak. Belum diketahui secara detail, peristiwa apa yang menyebabkan Abu Jandal meninggal dunia.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar menyatakan, polisi telah menemui keluarga Abu Jandal di Pasuruan, Jawa Timur. Hasilnya, pihak keluarga menyatakan bahwa mereka menerima informasi Abu Jandal telah tewas.

Namun Boy juga menyatakan, Polri belum bisa memastikan kebenaran informasi yang diterima keluarga Abu Jandal.

"Pihak keluarga memastikan itu jenazah Abu Jandal, tapi ini sesuatu yang masih harus dikroscek lagi," kata Boy di Bali, Rabu (9/11).

"Mudah-mudahan beberapa hari ke depan kepastian kematian Abu Jandal bisa jelas," ujar Boy.

Baca: Wahida, Perempuan Paling Diburu ISIS

Jika Abu Jandal memang tewas dan jenazahnya dibawa pulang ke Indonesia, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri akan langsung melakukan sejumlah tes untuk mengetahui identitasnya.

"Biasanya diakukan pemeriksaan melalui gigi geligi, catatan yang dimiliki keluarga atau tes DNA," kata Boy.

Kabar tentang tewasnya Abu Jandal merebak pada Selasa (8/11) malam. Sumbernya adalah pesan singkat yang diterima para wartawan, termasuk Surya (Tribunnews Group). Isi pesan singkat adalah undangan jumpa pers tentang tewasnya Abu Jandal. Pihak pengundang adalah keluarga Abu Jandal dan jumpa pers akan dilakukan di sebuah restoran di Pasuruan, Jatim, pada Rabu siang.

Namun, pada Rabu siang, jumpa pers di restoran di Pasuruan itu tidak ada.

Info dari teman
Yayak Fauziah Fauzi, kakak kandung Abu Jandal atau Salim Mubarok Attamimi, membenarkan adik bungsunya meninggal dunia.

"Memang benar adik saya meninggal dunia," kata Fauziah saat ditemui di rumahnya Jalan Irian Jaya, Gadingrejo, Kota Pasuruan, Rabu siang.

Informasi meninggalnya Abu Jandal didapat dari teman-teman Abu Jandal di Suriah. Fauziah tidak tahu pasti kapan dan bagaimana adiknya meninggal dunia. Yang jelas, ia mendapatkan informasi itu pada Selasa (8/11).

"Katanya di Mosul sana meninggalnya. Pokoknya saya hanya dikasih kabar seperti itu," katanya.

Fauziah mengatakan, hingga Rabu siang, ia belum menerima informasi lebih lanjut. Fauziah pun pasrah bagaimana pengurusan jenazah Abu Jandal. Menurutnya, orang yang berjihad di jalan Allah dan meninggal pasti langsung dimakamkan di lokasi terakhirnya.

Baca: ISIS Keluarkan Larangan Jual Kaos Barcelona dan AC Milan

"Kayaknya kalau dibawa pulang ke Indonesia tidak mungkin. Kemungkinan paling besar ya dimakamkan di sana," katanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved