Turun Tangan Gelar Gathering Nasional di Medan

Turun Tangan merupakan gerakan kerelawanan yang mendorong masyarakat untuk terlibat aktif mewujudkan Indonesia dengan pemimpin berintegritas.

Turun Tangan Gelar Gathering Nasional di Medan
Tribun Medan/Agung Kurniawan Sastro
Relawan Turun Tangan Medan saat mengajak anak-anak jalan mesjid bengkok pergi ke museum, Minggu (20/11/2016). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Turun Tangan merupakan gerakan kerelawanan yang mendorong masyarakat untuk peduli dan terlibat aktif mewujudkan Indonesia memiliki pemimpin berintegritas.

Dalam mewujudkannya, Turun Tangan akan menggelar gathering nasional di kota Medan pada 25-27 November 2016 di LPMP Sumut, Jl. Bunga Raya No. 96 Kelurahan Asam Kumbang, Sunggal.

Menurut Ahmad Azhar Can Aritonang, selaku ketua panitia dari Turun Tangan Medan, Gathering Nasional ini sebagai wadah berkumpulnya relawan Turun Tangan yang ada di Indonesia untuk menyampaikan ide pergerakan dari setiap daerah yang hadir.

"Gathering Nasional ini bertujuan untuk saling menularkan semangat, ide dan pergerakan dari setiap daerah", ujar Azhar pada (23/11/2016) di Universitas Sumatera Utara.

Baca: Komunitas Turun Tangan Medan bakal Bikin Aksi Kamisan

Senada dengan Azhar, Dimitri Dwi Putra, PIC Gathnas Turun Tangan Pusat mengatakan, Gathnas sendiri merupakan ajang bagi relawan yang selama ini telah melahirkan inisiatif-inisiatif di daerah tempat mereka tinggal. Di gathnas, para penggerak akan saling bertukar pikiran dan berbagi pengalaman mengenai apa yang telah mereka lakukan.

"Medan menjadi tuan rumah dan titik temu untuk mereka yang telah bergerak dan di titik temu inilah para penggerak dari barat hingga timur Indonesia akan menceritakan pengalaman dan pencapaian mereka selama lebih dari setahun setelah Gathnas 2015," ujar Dimitri dihubungi via What's Up (25/11/2016) sore.

Gathering Nasional ini sendiri mengangkat Tema "Barat Timur Tetap Bergerak" menunjukan gerakan Turun Tangan yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, memiliki satu tujuan dan konsisten untuk bergerak serta turun langsung ke permasalahan yang ada di Indonesia, khususnya di daerah masing-masing.

Menurut Dimitri, Kegiatan ini juga terbuka untuk umum, tepatnya di hari pertama, para undangan akan diajak untuk melihat kegiatan-kegiatan Turun Tangan yang ada dari Barat Indonesia sampai Timur Indonesia. Ajang gathnas menjadi etalase dan gambaran bagi para undangan bahwa Turun Tangan tidak hanya ada di Medan, atau Jakarta. Namun hadir di hampir tujuh belas kota atau kabupaten di Indonesia, dan masing-masingnya terus bergerak dan tetap bergerak dengan kearifannya masing-masing.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan Turun Tangan, tapi secara umum kegiatan ini juga mengajak masyarakat atau tamu undangan untuk ikut bergerak bersama," Kata Dimitri.

"Karena Turun Tangan merupkan gerakan sosial yang berusaha membangun ekosistem untuk mendukung para penggerak dalam mengaktualisasi diri dan mengembangkan gagasan-gagasan yang mereka miliki", sambungnya.

Kegaiatan Gathering Nasional ini turut mengundang CEO dan Co-founder KitaBisa.com M. Alfatih Timur, Manajer Youth Department Transparency International Indonesia Lia Toriana, Research and Advicacy Staff for Foresty and Plantation Sector Antonio Sipayung SP, dan Founder Nyfara FoundationTengku Adri sebagai pemberi materi.

Kegiatan ini juga akan dihadiri seratus empat puluh empat relawan Turun Tangan yang berasal dari empat belas daerah, yaitu Lhokseumawe, Aceh, Medan, Binjai, Pekanbaru, Palembang, Banten, Jakarta, Bandung, Malang, Surabaya, Yogyakarta, Banjarmasin, dan Kendari. (agung kurniawan sastro/tribun-medan.com)

Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved