7 Oknum Polisi Diduga Pesta Narkoba, Kapolda: Kalau Terbukti, Tentu Ada Sanksinya

"Saya sudah ingatkan kepada anggota jangan sekali-kali terlibat narkoba. Ini perintah. Jangan coba-coba dan enggak boleh jadi beking narkoba,"

7 Oknum Polisi Diduga Pesta Narkoba, Kapolda: Kalau Terbukti, Tentu Ada Sanksinya
Tribun Medan/Array A Argus
Gubernur Sumatera Utara T Erry Nuradi (kemeja putih) didampingi Kapolda Sumut, Irjend Rycko Amelza serta Bupati Labura, Khairudinsyah Sitorus saat menghadiri event Nusantara Bersatu. Dalam event ini, Erry menyebut Sumatera Utara sebagai miniatur Indonesia, Rabu (30/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kapolda Sumatera Utara, Irjend Pol Rycko Amelza Dahniel mengaku akan memberikan sanksi berat kepada 7 anggotanya yang diduga pesta narkoba di KTV Stroom, Gedung Selecta, Jalan Listrik Medan beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, 7 oknum polisi yang berasal dari Binjai ditangkap petugas Detasemen Polisi Militer I/5 saat tengah asyik menikmati musik disko bersama dua orang wanita.

"Saat ini mereka semua dalam proses pemeriksaan di Propam. Kalau terbukti, tentu akan ada sanksinya," kata Rycko disela-sela kegiatan Nusantara Bersatu, Rabu (30/11/2016).

Baca: Kapolda Sumut Ditabalkan Marga Karokaro

Rycko menjelaskan, ke 7 anggotanya itu akan lebih dulu menjalani sidang kode etik. Bila terbukti unsur pidananya, maka ke 7 oknum polisi itu akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Saya sudah ingatkan kepada anggota jangan sekali-kali terlibat narkoba. Ini perintah. Jangan coba-coba dan enggak boleh jadi beking narkoba," katanya.

Adapun ke 7 anggota polisi yang diamankan saat itu masing-masing Brigadir MHS, Brigadir RH, Brigadir LP, Brigadir DC, Bripda KH, Bripda BAR, Bripda A serta dua wanita MYM (19) dan SSK (22). Saat diamankan, dikabarkan ditemukan barang bukti 19 butir pil ekstasi.

(ray/tribun-medan.com)

Ikuti kami di
Penulis: Array A Argus
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help