Home »

Sumut

Kadiskominfo Simalungun Larang Wartawan Wawancarai JR Saragih

"Udah, jangan diwawancarai. Nggak konteksnya kamu bertanya terkait Partai Demokrat saat ini. Dia sebagai bupati saat ini. Bukan dari Partai Demokrat,"

Kadiskominfo Simalungun Larang Wartawan Wawancarai JR Saragih
TRIBUN MEDAN / IST
JR Saragih, Bupati Simalungun (IST) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Kadiskominfo Simalungun, Akmal Siregar melarang wartawan mewawancarai Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, JR Saragih yang juga menjabat Bupati Simalungun, Rabu (30/11/2016)

Kejadian ini terjadi ketika wartawan www.tribun-medan.com mengonfirmasi adanya unjuk rasa kader-kader Partai Demokrat yang menuntut kepemimpinan JR Saragih.

Baca: Berikut Alasan Mengapa Kadiskominfo Tak Boleh Larang Wartawan Wawancarai Bupati

JR Saragih yang sempat ditanyakan perihal unjuk rasa ini, mengaku tidak tahu menahu permasalahan tersebut, dan seketika Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Simalungun, Akmal Siregar menarik lengan wartawan www.tribun-medan.com menjauhi JR Saragih.

"Udah, jangan diwawancarai. Nggak konteksnya kamu bertanya terkait Partai Demokrat saat ini. Dia sebagai bupati saat ini. Bukan dari Partai Demokrat. Saat di Medan dia diwawancarai sebagai Ketua Partai Demokrat," ujar Akmal seraya menarik paksa lengan wartawan.

JR Saragih
JR Saragih, saat melakukan aktivitasnya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumut saat berkunjung ke Nias yang dikirimkan oleh Kadiskominfo Kabupaten Simalungun dari rilis beberapa hari lalu.

Seketika itu pula, JR Saragih yang hendak diwawancarai terkait aksi unjuk rasa yang terjadi di Medan langsung melakukan sesi foto dengan beberapa mahasiswa yang ada di lokasi dan setelahnya langsung pergi menaiki mobil.

Sebelumnya 12 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat yang ada di Sumatera Utara (Sumut) menuntut kepemimpinan Bupati Simalungun JR Saragih. 

Adapun 12 DPC yang menggugat kepemimpinan JR Saragih diantaranya DPC Tebingtinggi, Asahan, Tanjungbalai, Padang Lawas, Tapanuli Selatan, Sibolga, Toba Samosir. Kemudian, DPC Nias Selatan, Karo, Pakpak Bharat, Binjai serta Medan.

Saat menggelar aksi, puluhan kader berlogo Merci ini membawa berbagai poster berisikan kecaman. Para kader meminta agar jabatan JR Saragih selaku Ketua dievaluasi.

(ryd/tribun-medan. com)

Ikuti kami di
Editor: Randy Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help