KPK Minta Aparatur Pikirkan Ini saat Pandangi Anak Tidur

Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi, Edi Surianto berikan cara agar ASN jauh dari gratifikasi dan korupsi.

KPK Minta Aparatur Pikirkan Ini saat Pandangi Anak Tidur
Tribun Medan/Tommy Simatupang
Edi Surianto sedang menyampaikan materi tentang korupsi dan gratifikasi di hadapan SKPD dan DPRD Kota Medan di Hotel Santika Dyandra, Rabu (30/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi, Edi Surianto berikan cara agar aparatur sipil negara (ASN) dan DPRD Kota Medan agar jauh dari gratifikasi dan korupsi.

"Coba pandang anak kalian yang sedang tidur. Bayangkan kalau saya dipenjara, gimana ya nasib anak saya," kata Edi dalam acara Sosialisasi Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi di Hotel Santika Dyandra, Rabu (30/11/2016).

Di hadapan ASN dan DPRD Medan, Edi menyampaikan definisi gratifikasi. Kata Edi, gratifikasi sering sekali terjadi di tubuh DPRD Medan.

Baca: Istri dan Anak Gatot Pulang Naik Angkot

"Anggota dewan keliling di SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) adanya pemberian. Pada SKPD juga, Kepala Dinas Kesehatan keliling puskesmas atau Kepala Dinas Pendidikan keliling sekolah menerima hadiah untuk melancarkan sesuatu,"katanya.

Ia juga mengungkapkan Sumatera Utara menjadi sorotan untuk pencegahan korupsi.

"Kita tahu pemimpin sebelumnya juga pasien KPK," katanya. (cr4/tribun-medan.com)

Ikuti kami di
Penulis: Elvira Lieshanty Febryza
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help