Home »

Cetak

Baca Selengkapnya di Tribun Medan

PLN Janji Kompensasi Tanah SUTET Tinggi

"Sepanjang masih di ambang batas, tidak masalah banyak rumah di situ, namun mereka tidak bisa bangun gedung bertingkat,"

PLN Janji Kompensasi Tanah SUTET Tinggi
Ist
Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Arun di Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe. 

* Ajak Warga Agar Bersedia Negosiasi Ulang
* Untuk Melancarkan Proyek Tol Listrik

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mulai melunak terhadap warga Kelurahan Nangka, Binjai Utara, Sumatera Utara yang menolak pembangunan menara saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET).

Perusahaan penyuplai strumm tersebut bersedia negosiasi ulang kompensasi untuk lebih tinggi kepada masyarakat.

Namun demikian, warga bersikeras, mereka ingin semua tanah yang dilintasi kabel arus harus dibeli PLN, bukan sekadar kompensasi.

Humas PT PLN Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Mustafrizal mengatakan, PLN akan mendekati tokoh masyarakat dan Pemerintah Kota Binjai. Tujuanya, agar pembangunan SUTET berjalan sesuai rencana.

"Bagaimanapun kami akan melakukan negosiasi dengan warga di sana. Kami akan terus melakukan pendekatan dengan warga. Tentu saja, dalam pendekatan itu, kami libatkan tokoh masyarakat, Muspika, Muspida," ujar Mustafrizal.

Penjelasan Mustafrizal ini terkait laporan utama Tribun Medan/www.tribun-medan.com, Rabu (30/11/2016), yang mengangkat pemberitaan warga menolak pembangunan tower SUTET lantaran khawatir lahan mereka tidak laku. Dan adanya penolakan peminjaman kredit dari perbankan.

PLN ingin berbicara dengan perwakilan warga Kelurahan Nangka, Binjai Utara. Agar, dapat negosiasi ulang ketentuan-ketentuan yang disepakati sebelumnya.

"Kalau sekadar menolak dengan alasan tidak mau, bukan berlandaskan ketentuan lain, cukup sulit. Bisa jadi (kemungkinan) dana kompensasi akan diberikan lebih tinggi, tapi harus diliat bagaimana kondisi di lapangan," kata Mustafrizal.

Sebagian besar warga Lingkungan III, Kelurahan Nangka, Binjai Utara yang rumah dan tanahnya akan dilintasi kabel transmisi ekstra tinggi atau SUTET menolak pembangunan menara untung tiang kabet. Bahkan mereka sempat terlibat bentrok lawan aparat kepolisian yang mengawal pegawai PLN.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Randy Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help