Home »

Video

News Video

VIDEO: Dugaan Korupsi RSUP H Adam Malik, Kejati Sumut Imbau Pengunjukrasa Berikan Bukti

"Tata cara peran serta masyarakat terhadap kasus korupsi, masyarakat bisa mengadu dengan membawa dokumen dan beberapa fakta,"

Laporan Wartawan Tribun Medan / Azis Husein Hasibuan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menerima aspirasi pengunjukrasa dari Persatuan Masyarakat Pemberantas Korupsi (PMPK) Sumut, soal adanya dugaan korupsi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik, Medan tahun 2014 dengan nilai anggaran 17,9 miliar.

Kepala Sub Seksi Penerangan Hukum (Kasubsi Penkum) Kejati Sumut, Yosgernold Tarigan mengatakan, sejatinya menerima seluruh aspirasi pengunjukrasa terkait adanya dugaan korupsi proyek pembekalan farmasi di RSUP H Adam Malik.

Baca Juga: Kejati Sumut Mengaku Punya Disposisi Ester Junita Ginting

“Apa yang saudara sampaikan ini menjadi kewajiban Kejati Sumut melakukan investigasi terkait dugaan korupsi di RSUP H Adam Malik,” kata Yosgernold di hadapan puluhan pengunjukrasa, Rabu (30/11/2016).

Begitupun, ia mengimbau, sesuai peraturan yang berlaku, sebuah dugaan korupsi akan diusut pihak kejaksaan jika memilik barang bukti.

Untuk itu, ia menganjurkan, agar pengunjuk rasa dapat menyertakan bukti ke kotak pengaduan Kejati Sumut ataupun langsung memberikannya ke kejaksaan.

Baca Juga: Kejati Sumut Terima Aduan Penyimpangan di Dispenda Medan

“Unjuk rasa untuk informasi publik, kita terima. Tata cara peran serta masyarakat terhadap kasus korupsi, masyarakat bisa mengadu dengan membawa dokumen dan beberapa fakta. Silakan berikan ke kita,” katanya.

Yosgernold menambahkan, jika hanya sebuah laporan dugaan tanpa barang bukti, pihak kejaksaan tak akan menanggapi hal tersebut.  

“Fakta yang disebutkan hanya dugaan. Makanya kita mengimbau, agar memberikan bukti. Masalahnya di mana, kita tidak bisa menangani perkara tanpa alat bukti,” jelasnya.

PMPK Sumut menduga adanya konspirasi pemenang lelang berplat merah yakni PT Rajawali Nusindo.

Pemenang lelang sengaja dimenangkan dalam proyek ini. Sehingga, proses pelelangan yang diikuti beberapa peserta lelang lainnya hanya formalitas saja.  

(cr8/tribun-medan.com)

Ikuti kami di
Penulis: Azis Husein Hasibuan
Editor: Randy Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help