Netizen Ramai Komentari Bubarnya Kebaktian di Sabuga
"Apakah ini yang disebut Toleransi Beragama? KKR Natal kristen pun ngga diijinkan," tulis Frida Simanjorang.
TRIBUN-MEDAN.com-Jagad Dunia Maya ramai merespon kabar dibubarkannya Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Gedung Sabuga, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Selasa (6/12/2016).
Di Facebook, foto demo menentang KKR Natal di Sabuga beredar.
"Apakah ini yang disebut Toleransi Beragama? KKR Natal kristen pun ngga diijinkan," tulis Frida Simanjorang yang mengungah foto-foto demo itu di Facebook-nya.
Di Twitter, #sabuga menjadi trending topic. Netizen mengeluhkan tindakan ormas Pembela Ahlus Sunnah (PAS) yang mendatangi lokasi penyelenggaraan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Gedung Sabuga dan meminta acara dibubarkan.
Baca: Panitia KKR di Sabuga Bereskan Panggung
"Gak usah dilawan. Berdoalah buat mereka. Mungkin dengan membubarkan Natal, jalan mrk menuju ke surga akan lebih mulus #sabuga #kkrsabuga," tulis Desman Mendrofa.
Sebagian netizen juga langsung me-mention akun Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk meminta tanggapan.
Akun Salsabila Guci merespon dengan membuat tagar #bandungtoleran.
"Kalau tak pny izin resmi tak usah marah dibubarkan. Rumah liar saja digusur tuh! #sabuga #bandungtoleran," tulisnya.
Adapun akun Zaini Irsyad menuliskan: "Jng prematur klaim #BandungIntoleran, mari telusuri kronologis di #sabuga. Hati2 dgn mulutmu!" (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sabuga_20161206_224257.jpg)