Legenda PSMS, Amrustian: PSMS Harus Manfaatkan Teknologi
"Sepak bola sekarang sudah modern. Jangan kembali ke zaman dulu saat masih di zaman kami latihan. Jadi harus memanfaatkan teknologi,"
Penulis: Ilham Fazrir Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Legenda PSMS Medan, Amrustian sedikit memberikan kritik dan saran terhadap tim Ayam Kinantan yang akan bertarung ke Divisi Utama 2017. Selama PSMS menjalani proses seleksi, Amrustian dan beberapa Legenda PSMS lainnya seperti Tumsila dan Sunardi A terlihat selalu hadir memantau seleksi.
Menurut Amrus, PSMS harus mampu memanfaatkan teknologi yang ada saat ini. Termasuk teknologi perekam video untuk melihat kekurangan maupun kelebihan pemain selama berlatih dan tanding. Apalagi melihat sepak bola saat ini sudah lebih modern.
Baca: Mengejutkan, Belum Sampai Sebulan Selamet Riadi Sudah Didepak dari Kursi Pelatih Kepala PSMS Medan
"Sepak bola sekarang sudah modern. Jangan kembali ke zaman dulu saat masih di zaman kami latihan. Jadi harus memanfaatkan teknologi. Selama mereka berlatih maunya direkam atau divideokan. Jadi dari video itu nanti pelatih bisa memberikan evaluasi kepada pemainnya, di mana letak kelemahan pemain," ujar Amrus, Minggu (8/1/2017).
Baca: Tanggapan Selamet Riadi selepas Legimin Merapat ke PSMS
Dikatakannya saat ini sudah ada teknologi baru untuk merekam video dari udara. Video itu juga bisa dimanfaatkan melihat pemain berlatih dari berbagai sudut. Namun hal tersebut bisa terwujud jika pelatih dan pengurus ingin serius PSMS maju dan naik ke kasta tertinggi Liga Indonesia.
"Saat ini sudah ada drone untuk merekam video dari atas lapangan. Dari pantauan itu bisa dilihat juga proses latihan pemainnya. Program latihan yang diberikan ke pemain juga bisa maksimal hasilnya. Jadi pelatih nanti pelatih membahas video itu kepada pemain saat di ruang kelas. Jangan hanya praktik di lapangan saja," jelasnya.
Lanjut Amrus, dia juga mengatakan selain video, bisa juga memanfaatkan teknologi untuk mengukur kemampuan kecepatan pemain.
"Kalau perlu pakai chip atau apalah namanya itu yang untuk di letak di sepatu. Jadi saat pemain berlari bisa ketahuan di situ seberapa besar kecepatan maupun berapa kali dia mengover bola," pungkasnya.
(lam/tribun-medan.com)
Like dan berinteraksi di Fan Page TRIBUN PSMS dan twitter @tribunmedan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/amrustian_20170108_125939.jpg)