TribunMedan/

Travel

Menyambangi Patung Dewi Kwan Im di Vihara Avalokitesvara, Patung Setinggi 22,8 Meter

Ukuran patung Avalokitesvara Bodhisatva (Dewi Kwan In) antara lain Lebar 8,4 meter , Tinggi 3,5 meter, Total ketinggian patung 22,8 meter.

Menyambangi Patung Dewi Kwan Im di Vihara Avalokitesvara, Patung Setinggi 22,8 Meter
Tribun-Medan.com/ doc/ Silfa Humairah
Avalokitesvara yang terletak di Jalan Pusuk Buhit, Karo, Siantar Sel, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada sore hari ramai pengunjung. (Tribun-Medan.com/ Silfa Humairah/doc) 

Laporan wartawan Tribun Medan/ Silfa Humairah

TRIBUN-MEDAN.com - Vihara Avalokitesvara yang terletak di Jalan Pusuk Buhit, Karo, Siantar Sel, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, terbuka untuk umum dan menjadi destinasi wisata lintas agama karena keindahan lokasinya dan ketinggian patung Dewi Kwan Im yang mencapai 22,8 meter.

Vihara ini ramai dikunjungi pada sore hari dan ditutup pada pukul 17.00, dan lokasi Patung Dewi Kwan Im yang terdapat di halaman Vihara inilah yang menarik perhatian.

Baca: Magic Eye 3D Museum Tawarkan Promo Rp 50 Ribu hingga Akhir Februari

Seorang pengunjung berpose di Dark Room di  Magic Eye 3D Museum Jalan Arteri Kualanamu, Deliserdang, Ferbruari 2017. (Tribun-Medan.com/ Silfa Humairah)
Seorang pengunjung berpose di Dark Room di Magic Eye 3D Museum Jalan Arteri Kualanamu, Deliserdang, Ferbruari 2017. (Tribun-Medan.com/ Silfa Humairah) (Tribun-Medan.com/ Silfa Humairah)

Baca: Melongok Museum 3D nan Menakjubkan, Satu-satunya di Sumatera Berlokasi di Deliserdang

Patung Kwan Im di Siantar ini selesai dibangun dalam waktu 3 tahun dan diresmikan pada 15 November 2005. Patung setinggi 22,8 meter ini dipesan langsung dari RRC dan dibuat dari batu granit.

Keterangan mengenai patung ada di papan keterangan yang ada di pintu masuk.

Baca: Tersebar Mitos Ribuan Ular adalah Jelmaan Manusia di Pulau Ular, Anda Berani Traveling ke Sini?

Seekor ular laut belang (Laticauda colubrina) yang menghuni Pulau Ular di Desa Pai, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Rabu (11/1/2017). Pulau yang berupa batu karang itu merupakan habitat ular-ular laut tersebut. Meski terkenal berbisa dan berbahaya, ular-ular di pulau itu sangat jinak sehingga pulau itu pun menjadi obyek wisata andalan di Kabupaten Bima. (KOMPAS/HERPIN DEWANTO PUTRO)
Seekor ular laut belang (Laticauda colubrina) yang menghuni Pulau Ular di Desa Pai, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Rabu (11/1/2017). Pulau yang berupa batu karang itu merupakan habitat ular-ular laut tersebut. Meski terkenal berbisa dan berbahaya, ular-ular di pulau itu sangat jinak sehingga pulau itu pun menjadi obyek wisata andalan di Kabupaten Bima. (KOMPAS/HERPIN DEWANTO PUTRO) (KOMPAS/HERPIN DEWANTO PUTRO)

Patung Kwan Im ini juga dikelilingi catur mahadewa raja atau malaikat pencatat kebaikan dan keburukan. Di sekitar patung terdapat sebuah lonceng besar dan sebuah roda doa (praying whell).

Di halaman bawah, 33 patung Kwan Im ukuran kecil mengelilingi patung raksasa ini.

Halaman
12
Penulis: Silfa Humairah
Editor: Randy Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help