Ngopi Sore

Gila Boleh, Bodoh Jangan

Sebegitu kampungannya Botswana digambarkan dalam The Gods Must Be Crazy. Dan ternyata, dari sisi literasi, Indonesia hanya menang dari mereka.

Gila Boleh, Bodoh Jangan
CINEPLEX.COM

DI saat hampir berbarengan saya mendapatkan dua kiriman di media sosial. Ini memungkinkan lantaran keduanya saya buka di dua media berbeda. Twitter di telepon selular dan Facebook di PC. Dan entah kebetulan entah tidak, dan ini yang belakangan membuat saya tertawa, kedua kiriman yang berbeda konteks ini ternyata memiliki kesamaan. Punya keterpautan satu dengan yang lainnya, walaupun tidak secara langsung dan (barangkali boleh dinilai) tipis pula.

Kiriman pertama di Twitter adalah kalimat pendek, "gila boleh, bodoh jangan". Sedangkan kiriman kedua, di Facebook, merupakan kabar kematian sastrawan besar Indonesia, Gerson Poyk. Kematian Pak Gerson disampaikan Fanny, anaknya yang seorang penulis juga. Selain sastrawan, Pak Gerson, adalah juga wartawan.

Kalimat pendek di Twitter dikirim oleh seorang pemilik akun untuk mengomentari kiriman pemilik akun lainnya perihal satu perkara yang sedang jadi lelucon di media sosial. Yakni sangkaan seorang pemilik akun yang lain pula tentang hubungan Indonesia dan China.

Pemilik akun ini, konon, murka setelah melihat papan pengumuman di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, yang memampangkan tulisan 'Indochina' bersama-sama Philipina, Singapura, Brunei Darussalam, Australia dan New Zealand (Selandia Baru). Dan dia, katanya, menunggu- nunggu munculnya nama 'Indonesia', akan tetapi tidak ada. Dan dia kemudian menulis: "jadi di mana letak negara Indochina? Mikir dan sadarlah saudaraku Indonesia."

THE GODS MUST BE CRAZY1
THE GODS MUST BE CRAZY1 (TWITTER)

Tentu saja tak ada negara Indochina. Ini sebutan untuk kumpulan dari negara-negara, semacam Balkan atau Skandinavia. Dalam pelajaran geografi tingkat menengah (atau sekarang malah tingkat dasar?), Indochina disebut juga dengan nama lain, The Indochinese Peninsula. Terdiri dari lima negara yang terletak di kawasan Semenanjung Asia Tenggara: Myanmar, Thailand, Laos, Cambodia (Kamboja), dan Vietnam -serta sebagian kecil wilayah Malaysia.

Lantas apa hubungan antara Indochina dan kalimat "gila boleh, bodoh jangan" dengan kematian Pak Gerson Poyk? Seperti saya sebut di atas, hubungannya ada namun barangkali memang tidak terang. Titik temunya adalah literasi. "Mahluk" apakah ini?

Secara sederhana adalah kemampuan menulis dan membaca. Lebih jauh, literasi melingkupi fungsi dan ketrampilan yang berkaitpaut dengan perbaikan kualitas hidup.

Indonesia, sayangnya, memang tidak cemerlang dalam hal ini. Data tahun 2012 yang dirilis UNESCO, indeks tingkat membaca orang Indonesia hanyalah 0,001. Dengan kata lain, dari 1.000 orang, hanya satu orang yang membaca dengan serius.

Empat tahun kemudian lembaga yang sama merilis data terbaru dan tak ada perubahan signifikan. Data World's Most Literate Nations yang disusun Central Connecticut State University tahun 2016 menunjukkan bahwa literasi Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara yang diteliti.

Anda tahu negara mana yang berada di bawah Indonesia? Bostwana! Anda tahu Botswana? Negara ini terletak agak terasing di kawasan Selatan Afrika. Berbentuk republik, satu-satunya "pencapaian internasional" Botswana yang dapat dicatat adalah menjadi tempat pengambilan gambar dua film awal serial The Gods Must be Crazy.

Halaman
12
Penulis: T. Agus Khaidir
Editor: T. Agus Khaidir
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help