Kasihan, Polisi Ini Dilempar Bom Rakitan Saat Bertugas, Alhasil . . .

"Saat itu, Aipda Mukiyi membuntuti tiga pria berboncengan dengan satu motor, yang dicurigai akan melakukan kejahatan, saat akan dihentikan .....

Shutterstock
Ilustrasi bom 

TRIBUN-MEDAN.com, SURABAYA - Seorang polisi di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dilempar bom rakitan oleh orang tak dikenal, Sabtu (25/2/2017).

Dua orang melarikan diri, dan seorang lagi ditangkap karena tertembak kaki kirinya.

Bom yang dilempar ke Aipda Mukiyi itu meledak dan mengenai paha kirinya. Anggota Resmob Satreskrim Polres Mojokerto itu ditolong warga dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Baca: Untuk Investasi, Lebih Untung Beli Properti Dengan KPR Atau Cash?

Pelemparan itu terjadi di depan gedung SMPN 1 Pungging, Mojokerto.

"Saat itu, Aipda Mukiyi membuntuti tiga pria berboncengan dengan satu motor, yang dicurigai akan melakukan kejahatan, saat akan dihentikan, mereka malah melempar bom rakitan," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Sabtu (25/2/2017) malam.

Baca: Dua Balita Tewas Terseret Arus Kali Sekretaris

Ketiga pria langsung kabur setelah melempar bom tersebut, namun korban masih sempat menembak salah satu pelaku dan terkena kaki kirinya.

"Sabtu pagi, ada laporan ditemukan seorang tergeletak di pinggir jalan dengan kaki kiri penuh darah di jalan raya Kalipuro. Sepertinya pria tersebut yang ditembak Aipda Mukiyi," jelasnya.

Dalam kartu identitas yang dibawa, pelaku bernama Faisol Abdulloh, warga Desa Sapulante, Kecamatan Paserpan, Kabupaten Pasuruan. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved