TribunMedan/

Photo Essay

Pekikan dari Pelataran Masjid Raya

Kegiatan ini bertujuan memberi keringanan bagi keluarga kurang mampu dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pekikan dari Pelataran Masjid Raya
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
SEORANG peserta khitanan massal meringis kesakitan saat dikhitan dalam satu acara di pelataran Masjid Raya Al Mashun, Jl Sisingamangaraja, Medan, beberapa waktu lalu. 

TANGISAN, jeritan, dan sorot wajah ketakutan anak menandai pelaksanaan khitanan massal yang digagas oleh sekelompok masyarakat yang menamakan diri mereka Solidaritas Sumut Paten. Kegiatan ini digelar di pelataran Masjid Raya Al Mashun, Jl Sisingamangaraja, Medan, beberapa waktu lalu.

Kegelisahan membuat beberapa anak memeluk erat orangtuanya hingga menuju meja operasi. Membutuhkan waktu sekira 10-15 menit untuk mengkhitan seorang anak.

PENDAFTARAN peserta khitanan massal
PENDAFTARAN peserta khitanan massal (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)
MENUNGGU giliran
MENUNGGU giliran (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)
MENUTUP wajah saat dikhitan
MENUTUP wajah saat dikhitan (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Panitia memboyong 45 dokter untuk menyukseskan acara. Adapun pelaksanaannya ditujukan untuk memberi keringanan kepada keluarga kurang mampu dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

PERALATAN untuk mengkhitan
PERALATAN untuk mengkhitan (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)
DIKHITAN
DIKHITAN (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Tak hanya menggelar khitan massal, acara yang dihadiri peserta dari berbagai kawasan, seperti Kabupaten Serdangberdagai, Langkat, Deliserdang, dan Medan, pun menggelar layanan kesehatan gratis, seperti cek tekanan darah, cek gula darah, dan cek kolesterol untuk masyarakat umum.

Para peserta khitan juga diberikan bingkisan berupa alat tulis, sarung, peci dan uang saku.(danil siregar)

USAI dikhitan
USAI dikhitan (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)
Penulis: M Daniel Effendi Siregar
Editor: T. Agus Khaidir
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help