Home »

Video

News Video

NEWS VIDEO: Pulau-Pulau Aceh Menjadi Daerah Penyelundupan Narkoba Jaringan Internasional

Tim NIC DIT Narkoba Bareskrim Polisi Republik Indonesia (Polri) berhasil menangkap pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi.

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nikson Sihombing

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Tim NIC DIT Narkoba Bareskrim Polisi Republik Indonesia (Polri) berhasil menangkap pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi.

Baca: Promo Foto Unik di Upside Down World Rp 40 Ribu Cuma hingga Akhir Maret

Baca: Masygul, Hari ini Laudya Bella Posting Maaf Kita Putus So Thank You So Much Im Sorry Goodbye

Baca: Melongok Sang Pengusaha, Gebetan Baru Bella Shofie, Sontak Cibiran Netizen Meluber

Pengedar tersebut merupakan jaringan internasional Malaysia, Aceh dan Medan, Senin (6/3/2017)

Dalam penangkapan tersebut Bareskrim Polri berhasil menangkap barang bukti 6 kg sabu dan 3000 butir ekstasi.

Jumlah tersangka yang diamankan ialah sebanyak tujuh orang.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko mengatakan narkoba yang masuk ke Indonesia datang dari Pantai Aceh. Ia menjelaskan, beberapa kota yang mejadi asal masuk narkoba jenis sabu dan ekstasi ialah Biren, Samalanga, Pedada, Idi Rayet, Langsa, Tamiang, dan Aceh Timur.

"Itu adalah pintu masuk jalur tikus masuk narkoba. Dari situ masuk ke Indonesia ," katanya.

Ia menjelaskan pengedar tersebut merupakan kelompok pengedar tersebut merupakan jaringan Aceh, Malaysia dan juga Medan. Kini dua dari tujuh tersangka pengedar narkoba tersebut berada di Malaysia.

"Besok anak buah saya akan berangkat ke Malaysia. Mereka akan koordinasi dengan polisi Malaysia untuk kasus JS dan JN," katanya.

(nik/tribun-medan.com)

Penulis: Nikson Sihombing
Editor: Randy Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help