Mendadak Pengaduan Warga di Balai Kota Sepi setelah Ahok Cuti, Kenapa Demikian?

Ia tampak berbincang dengan dua warga yang hendak meminta pekerjaan. Sumarsono bertanya kepada seorang warga bernama Febrina.

Kompas.com/David Oliver Purba
Hari pertama Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Ahok Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidaya cuti kampanye, tak tampak keramaian warga di Balai Kota. Biasanya sejak pagi, banyak warga yang berkumpul untuk menyampaikan aduan kepada Ahok, Selasa (7/3/2017). (Kompas.com/David Oliver Purba) 

TRIBUN-MEDAN.com - Selasa (7/3/2017) pagi, suasana sepi terasa di pendopo Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. Pendopo yang biasanya dipadati warga untuk menyampaikan aduan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama hari ini tampak lengang.

Baca: Ternyata Ini Latar Belakang Kenapa Ahok Singgung Surat Al-Maidah Ayat 51

Baca: Mengagetkan, Selagi Masih Hidup Jupe Tagih Janji Ahok, Akun Instagramnya Mendadak Dijejali Haters

Ahok dan Jupe. (Instagram)
Ahok dan Jupe. (Instagram) (Instagram)

Selasa ini merupakan hari pertama Ahok dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat cuti untuk berkampanye pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Posisi mereka digantikan sementara oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono yang kini menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta.

Baca: 3 Saksi Fakta dari Kubu Ahok Dihadirkan pada Sidang Hari Ini

Baca: Menilik yang Terjadi ketika Ahok dan SBY Kebetulan Bertemu di Sebuah Pesta Perkawinan

Baca: Tatkala Ahok Apungkan Permintaan Maaf pada Ibu Ini Setibanya di Balai Kota, Ada Apa Gerangan?

Dari daftar pengaduan warga di posko pelayanan Balai Kota, hanya ada empat warga yang datang mengadu kepada Sumarsono.

Aduan tersebut tercatat untuk meminta pekerjaan, keringanan biaya kesehatan anak, serta undangan menghadiri acara.

Dibandingkan dengan aduan warga kepada Ahok, aduan warga kepada Soni hari ini sangat jauh berkurang.

Tidak ada yang datang untuk berfoto atau pun yang membawa map dan kertas berisi pengaduan.

Tak terdengar juga suara keramaian warga yang bercengkrama seperti saat menunggu Ahok.

Meski demikian, sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI tampak tetap melayani aduan warga.

Maruhal Mangasi Tunas dari Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri DKI Jakarta mengatakan, meski Ahok-Djarot cuti kampanye, para PNS memang diwajibkan untuk tetap melayani aduan warga.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved