TribunMedan/

Kesehatan

Hati-hati, Obesitas Bisa Memicu Penyakit Gagal Ginjal

Obesitas berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan seperti diabetes dan hipertensi, yang mana keduanya merupakan faktor risiko dari penyakit gagal

Hati-hati, Obesitas Bisa Memicu Penyakit Gagal Ginjal
Tribun Medan/Elvira
Unit hemodialisis Rumah Sakit USU dan mahasiswa fakultas kedokteran usu berfoto bersama saat kampanye Hari Ginjal Sedunia di jalan dr Mansyur Medan, Kamis (9/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Elvira Lieshanty Febryza

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Perhimpunan Nefrologi Indonesia Koordinator Wilayah Sumut dan Aceh menggelar kampanye Hari Ginjal se-Dunia, Kamis (9/3/2017) di Jalan dr Mansyur Medan.

Kampanye ini mengangkat tema obesitas dan ginjal.

Obesitas atau kegemukan adalah penumpukan lemak berlebihan yang dapat menganggu kesehatan. Obesitas berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan seperti diabetes dan hipertensi, yang mana keduanya merupakan faktor risiko dari penyakit gagal ginjal.

Baca: Malas Olahraga? Siap-siap Bagi Wanita Menghadapi Risiko Penyakit Ini

Baca: Sediakan Ruang Konsultasi Kesehatan KP USU Beri Kesehatan Gratis

Hal ini disampaikan oleh Kepala Unit Hemodialisis Rumah Sakit USU sekaligus Dosen di Fakultas Kedokteran USU, dr Riri Andri Muzasti.

Ia menuturkan di dunia ada 2,6 juta pasien penyakit ginjal tahap akhir mengalami dialisis tahun 2010.

Diperkirakan akan meningkat dua kali lipat di tahun 2030. Di mana penyebab terbanyak penyakit gagal ginjal hingga mengalami cuci darah itu adalah obesitas atau kegemukan.

dr. Riri menyampaikan, berbagai risiko dapat terjadi karena gagal ginjal. Hal ini katanya, karena peran ginjal tidak berfungsi dengan normal.

“Bayangkan ginjal yang sehat dapat menyaring racun dalam tubuh lalu dikeluarkan zat sisa lewat kencing. Kalau menderita gagal ginjal tentu tidak dapat menyaring racun, lalu racun menumpuk dalam tubuh dan menyebar lewat aliran darah," ungkapnya.

Jika racun menyebar ke otak, bisa menyebabkan kejang-kejang bahkan menyebabkan kematian.

Kulit juga jadi hitam-hitam karena racun. Ke saluran pencernaan, bisa mual dan muntah. Ke darah, bisa menyebabkan kurang darah atau anemia. Racun tersebut bisa menyebar ke seluruh organ tubuh.

Penulis: Elvira Lieshanty Febryza
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help