TribunMedan/

Ini Tiga Kelompok Penyuka Pornografi, Anda Termasuk Kategori yang Mana?

Menurut Huffington Post, situs pornografi memiliki lebih banyak penonton dibanding dengan kombinasi Netflix, Amazon, dan Twitter.

Ini Tiga Kelompok Penyuka Pornografi, Anda Termasuk Kategori yang Mana?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Bila Anda termasuk orang yang suka menonton film pornografi, Anda tak sendiri.

Menurut Huffington Post, situs pornografi memiliki lebih banyak penonton dibanding dengan kombinasi Netflix, Amazon, dan Twitter.

Hasil penelitian menunjukkan, tidak semua penonton pornografi itu sama. Malah, ada tiga kelompok penonton, dan hanya satu yang masuk kategori "sehat".

Baca: Malas Olahraga? Siap-siap Bagi Wanita Menghadapi Risiko Penyakit Ini

Baca: Bahaya! 7 Kebiasaan Sehari-Hari Ini Bisa Rusak Kesehatan, Nomor 5 Paling Sering Dilakukan

Menurut studi yang muat di Journal of Sexual Medicine online, ada tiga jenis penonton pornografi: tipe rekreasional, tipe kompulsif, dan tertekan.

Penonton yang masuk dalam kategori rekreasional adalah yang paling banyak, yakni mencapai 75 persen dari partisipan yang terlibat dalam penelitian ini.

Kelompok itu menonton film porno total sekitar 24 menit dalam seminggu, mayoritas perempuan, dan berada dalam sebuah hubungan (menikah atau berpacaran).

Kelompok kedua adalah yang "tertekan", yakni memiliki tekanan emosional karena kebiasaannya menonton porno. Mereka rata-rata menonton 17 menit setiap minggu.

Terakhir adalah kelompok kompulsif, yang jumlahnya sekitar 11,8 persen. Walau jumlahnya lebih sedikit dibanding dua kelompok lain, tetapi kebiasaannya menonton jauh lebih banyak. Kelompok ini rata-rata menonton materi pornografi 110 menit setiap minggu.

Dalam penelitian tersebut, tim dari Kanada meminta 830 sukarelawan mengisi kuesioner tentang kebiasaannya terkait pornografi, misalnya seberapa sering menonton, level emosionalnya ketika menonton, dan sebagainya.

Menurut tim peneliti, hanya kelompok rekresional yang masuk dalam kategori "sehat", dalam arti sesekali menonton materi pornografi ternyata memberi manfaat. (*)

Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help