TribunMedan/

Kesehatan

Malas Olahraga? Siap-siap Bagi Wanita Menghadapi Risiko Penyakit Ini

Olahraga juga terbukti dapat membuat kita tidur nyenyak, membuat metabolisme bekerja lebih efisien, hingga menjaga kesehatan otot, tulang, dan sendi.

Malas Olahraga? Siap-siap Bagi Wanita Menghadapi Risiko Penyakit Ini
Shutterstock
Ilustrasi. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Manfaat olahraga untuk kesehatan tubuh sudah banyak terbukti, mulai dari menjaga kesehatan jantung, mencegah penyakit kronis seperti diabetes dan jantung, dan mengenyahkan stres.

Selain itu, olahraga juga terbukti dapat membuat kita tidur nyenyak, membuat metabolisme bekerja lebih efisien, hingga menjaga kesehatan otot, tulang, dan sendi.

Baca: Penasaran Ingin Lihat Sidang Cerai Ustaz Al Habsyi, Ibu-ibu: Duh Ganteng Ya

Baca: Bahaya! 7 Kebiasaan Sehari-Hari Ini Bisa Rusak Kesehatan, Nomor 5 Paling Sering Dilakukan

Sayangnya, survei kesehatan Wanita Indonesia 2017 yang diselenggarakan oleh Fonterra Brands Indonesia dan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) mengungkap, bahwa 8 dari 10 wanita tidak berolahraga secara rutin. Bahkan, 9 dari 10 wanita tidak mengonsumsi makanan bergizi.

Padahal, dari survei tersebut, lebih dari 90% wanita Indonesia menyadari bahwa gaya hidup sehat dan aktif bermanfaat untuk mengurus keluarga dan tetap berperan aktif di masyarakat.

Meski 76% wanita mengklaim diri mereka aktif, nyatanya faktor kesehatan, nutrisi, dan olahraga bukanlah prioritas utama.

Menurut dr. Andi Kurniawan Sp.KO, Spesialis Kedokteran Olahraga, Sekretaris Jenderal PEROSI, kurangnya olahraga menyebabkan meningkatnya masalah kesehatan yang berkaitan dengan tulang, sendi, dan otot.

“Hampir 60% wanita menderita sakit punggung dan otot. Jika dibiarkan, ini tentu bisa menurunkan kualitas hidup,” ujarnya dalam acara peluncuran formula baru Anlene MoveMax dan Anlene #TetapBisa di Intercontinental Midplaza Hotel, Jakarta (8/3/2017).

Dokter Andi menambahkan, salah satu faktor penting yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit otot, tulang, dan sendi adalah olahraga teratur dan terukur.

“Mengerjakan pekerjaan rumah berbeda dengan olahraga. Kuncinya olahraga itu 30 menit per hari, 5 kali seminggu."

"Tapi, kalau sebelumnya tidak pernah berolahraga, bisa dimulai dari 15 menit dan pilih olahraga ringan seperti berjalan atau berenang. Nanti intensitasnya ditambah perlahan,” jelasnya. (*)

Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help