TribunMedan/

Otak Pasien Ini Tetap Aktif 10 Menit Setelah Meninggal

Dunia sains terus berusaha membuktikan bahwa kehidupan manusia berlanjut setelah kematian. Salah satu pasien di Kanada misalnya, 10 menit setelah

Otak Pasien Ini Tetap Aktif 10 Menit Setelah Meninggal
Joshua Blake/Getty Images
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com - Dunia sains terus berusaha membuktikan bahwa kehidupan manusia berlanjut setelah kematian. Salah satu pasien di Kanada misalnya, 10 menit setelah dinyatakan meninggal ternyata otaknya tetap aktif.

Selama 10 menit 38 detik, pasien di ruangan ICU itu menunjukkan otaknya masih aktif. Menurut dokter, gelombang otaknya mirip dengan yang terjadi pada orang tidur.

Baca: Bolehkah Ibu Hamil Pakai Tabir Surya?

Bukan hanya itu, ketika dokter mematikan alat-alat penunjang hidup pada tiga pasien yang sudah dinyatakan meninggal, tetapi hasil rekaman jantung (EEG) pasien menunjukkan aktivitas berbeda sebelum dan setelah kematian. Ini berarti, setiap orang mungkin mengalami kematian secara berbeda.

Baca: Marzuki Alie: Yang Mengaku Tak Terlibat Kasus E-KTP, Lapor ke Bareskrim

Dalam laporan yang dipublikasi di The Canadian Journal of Neurological Sciences, dokter menyebut apakah contoh kasus itu bisa membuktikan adanya kehidupan setelah kematian.

Baca: Rakyat Masih Sulit Dapat E-KTP, Jokowi Minta Maaf

Studi di tahun 2016 juga mengungkap, lebih dari 1000 gen masih berfungsi pada mayat sehari setelah orang tersebut dinyatakan meninggal.

Baca: Gedung Lapuk dan Ruang Terbatas, Pemerintah Jepang Hibahkan Bantuan Bangun Sekolah

Pada studi lainnya, peneliti menemukan pada otak tikus terkadang mengalami "gelombang kematian" atau lonjakan aktivitas otak sekitar semenit setelah meninggal. (*)

Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help