TribunMedan/

Dua Orang TKI Tewas Tenggelam di Malaysia

Dua TKI tersebut yakni Arni Kabnani, asal Desa Taebesa, Kecamatan Amanuban Tengah, TTS dan Agustinus Nuban, asal Desa Toianas, Kecamatan Toianas, TTS.

Dua Orang TKI Tewas Tenggelam di Malaysia
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.COM, KUPANG - Dua orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan tewas tenggelam di sungai di wilayah Malaysia.

Dua TKI tersebut yakni Arni Kabnani, asal Desa Taebesa, Kecamatan Amanuban Tengah, TTS dan Agustinus Nuban, asal Desa Toianas, Kecamatan Toianas, TTS.

Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Kupang, Siwa mengatakan, dua TKI itu tercatat sebagai TKI resmi dan berangkat secara legal.

Baca: Bom Bunuh Diri Hantam Gedung Pengadilan, 25 Orang Tewas

Baca: PARADE FOTO: Bus Sempati Star Korslet, Petugas Kepolisian Turun Membantu Memadamkan Api

“Keduanya bekerja di Serawak Malaysia. Menurut keterangan dari pihak KJRI Kuching diketahui bahwa keduanya memancing ikan di Sungai kemudian diperkirakan jatuh dan meninggal,”kata Siwa kepada Kompas.com, Rabu (15/3/2017) malam.

Siwa menambahkan, berdasarkan keterangan Kepolisian Diraja Malaysia, korban tenggelam pada Jumat (10/3/2017) sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Keduanya terjatuh di Parit berair sedalam enam meter.

“Jasad keduanya ditemukan di parit berair di lokasi Ladang Maximum SDN BHD,”ucap Siwa.

Arni Kabnani berangkat secara resmi ke Malaysia pada 2015 melalui PT Citra Bina Tenaga Mandiri dan statusnya masih dalam kontrak kerja hingga saat ini.

Sedangkan Agustinus Nuban, berangkat tahun 2014 melalui PT Arwana Citra Lestari dan telah berakhir masa penempatan. Kontraknya habis pada 17 Juni 2016.

“Jadi seharusnya dia (Agustinus) sudah pulang. Terkait mereka berdua bersama-sama di lokasi tersebut, mungkin yang bersangkutan tidak pulang, tetapi bergabung dengan temannya di lading,” jelasnya.

Saat ini, proses pemulangan jenazah kedua TKI masih dikoordinasikan dengan sejumlah pihak.

Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help