Kapolrestabes Belum Jalankan Amar Putusan PN Terkait Siwaji Raja

"Adapun amar putusan yang belum dijalankan polisi yakni belum merehabilitasi nama baik saudara Raja. Harusnya, polisi menjalankan putusan itu,"

Kapolrestabes Belum Jalankan Amar Putusan PN Terkait Siwaji Raja
Siwaji Raja alias Raja Kalimas (tengah) saat digiring keluar dari RTP Polrestabes Medan, Selasa (14/3/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho belum menjalankan putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan terkait gugatan praperadilan yang dilayangkan oleh Siwaji Raja alias Raja Kalimas, pengusaha tambang yang dituding mendalangi penembakan pengusaha airsoft gun Indra Gunawan alias Kuna. Ada dua lagi perintah hakim yang belum terealisasikan.

"Adapun amar putusan yang belum dijalankan polisi yakni belum merehabilitasi nama baik saudara Raja. Harusnya, polisi menjalankan putusan itu," kata M Iqbal Sinaga, tim kuasa hukum Raja, Rabu (15/3/2017) sore.

Baca: Polisi Kembali Tetapkan Raja Tersangka, Ini yang Ditunggu Kejaksaan

Iqbal mengatakan, sesuai putusan hakim, polisi harus membersihkan nama Raja dengan membuat pernyataan di media cetak nasional dan media elektronik nasional. Pada kenyataannya, polisi belum menjalankan itu.

"Kemudian menyangkut denda. Itu juga belum dilaksanakan. Sesuai putusan hakim, polisi harus membayar denda sebesar Rp1 juta kepada klien kami," terang Iqbal.

Baca: Tim Kuasa Hukum Raja Minta Bukti ke Kapolrestabes

Dalam kasus ini, Iqbal juga mengaku heran atas dasar apa polisi kembali menangkap dan menahan Raja. Padahal jelas, hakim telah membatalkan penetapan status tersangka terhadap pemuka agama Hindu tersebut.

"Kalau sudah dibatalkan di pengadilan, lalu bukti apalagi yang mau disampaikan. Mana buktinya. Tunjukkan lah pada masyarakat. Agar semua orang tau," pungkas Iqbal.

(Ray/tribun-medan.com) 

Penulis: ArgusA
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved