TribunMedan/

Pria Bertato Bawa Parang ke Warnet, Polisi Lakukan Hal Ini

Pria bertato ini menakut-nakuti masyarakat dengan membawa parang panjang saat duduk di warung internet yang tak jauh dari rumahnya.

Pria Bertato Bawa Parang ke Warnet, Polisi Lakukan Hal Ini
int
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Rumah Mbaru Sitepu (39), warga Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal terpaksa menginap sementara waktu di sel semester Polsek Sunggal.

Pria bertato ini menakut-nakuti masyarakat dengan membawa parang panjang saat duduk di warung internet yang tak jauh dari rumahnya.

Baca: Peredaran Narkoba Sudah Sampai ke Desa-desa yang Dikelilingi Kebun Sawit

Baca: Motor Roda Tiga yang Dikemudikan Perempuan Ini Viral, Ini Spesifikasi dan Harganya

Baca: BREAKING NEWS: Gergaji Jerjak Kamar Mandi, Empat Tahanan Kasus Narkoba Berhasil Melarikan Diri

Baca: Baru Tiga Hari Menjabat, Wakil Gubernur Sentil Pengusaha Papan Reklame, Ini Katanya

"Semula kami mendapat telepon jika ada seorang pria yang membawa senjata tajam duduk di warung internet. Dari laporan warga, pelaku seolah ingin melakukan kejahatan," kata Kanit Reskrim Polsekta Sunggal, Iptu Nur Istiono, Rabu (15/3/2017).

Mendapat laporan itu, Nur memerintahkan anggotanya turun ke lokasi. Sesampainya di warnet, pelaku yang tengah menenteng parang mendadak kabur.

"Ketika hendak kami tanyai, pelaku ini malah kabur sembari membuang parangnya. Lalu, anggota melakukan pengejaran dan penangkapan," kata Istiono.

Karena dianggap membuat resah masyarakat, polisi kemudian membawa Sitepu ke Mako. Ketika diinterogasi, pelaku kerap berbelit-belit memberikan keterangan.

"Ini masih kami periksa. Pelaku belum mau berterus terang untuk apa dirinya membawa senjata tajam itu," ungkap Istiono, sembari menyebut pelaku dikenakan pasal 2 ayat (1) UU Darurat No12 tahun 1951.

Penulis: Array A Argus
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help