Home »

Cetak

Belum Digaji 25 Hari, Ratusan Buruh Mega Proyek Pomodoro Disuruh Libur Bekerja

Setelah mandek pada awal Februari 2017, ratusan buruh mega proyek Podomoro City Deli Medan kembali tak memperoleh gaji. Hal ini disebutkan buruh Podom

Belum Digaji 25 Hari, Ratusan Buruh Mega Proyek Pomodoro Disuruh Libur Bekerja
Tribun-Medan.com/ Hendrik Fernandes
Bangunan Podomoro City Deli Medan, beberapa waktu lalu. (Tribun-Medan.com/ Hendrik Fernandes) 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Bekerja di mega proyek ternyata tak menjamin kesejahteraan buruh. Seperti halnya pekerja di proyek Podomoro City Deli Medan.

Setelah mandek pada awal Februari 2017, ratusan buruh mega proyek Podomoro City Deli Medan kembali tak memperoleh gaji. Hal ini disebutkan buruh Podomoro asal Medan, Sulaiman.

Ia menuturkan bahwa dirinya bekerja di bawah naungan PT Totalindo Eka Persada, kontraktor yang mengerjakan mega proyek Podomoro City Deli Medan.

Kepada Tribun, ia menjelaskan bahwa sudah 25 hari ia dan teman-temannya tak menerima gaji.

"Sudah 25 hari gaji saya belum dibayarkan, totalnya sudah Rp 2.550.000. Bukan hanya saya yang merasakan ini. Ratusan pekerja lain juga. Jumlah pasti gak tahu saya. Kalau ditanya, mereka selalu bilang besok, tapi gak pernah jelas," ucap Sulaiman kepada Tribun, Jumat (17/3).

Baca: Gaji Buruh Mega Proyek Podomoro Tertunggak Lagi, Ini Kata Anggota DPRD Medan

Baca: Ditanya Soal Gaji Buruh Podomoro yang Tertunggak, Ini Reaksi Mengejutkan dari PT Totalindo

Baca: Terjadi Lagi, Buruh Mega Proyek Podomoro Tak Gajian, Ini yang Paling Parah

Berbeda dengan peristiwa Februari lalu, kini, para buruh bukan hanya tak mendapatkan gaji. Sulaiman menjelaskan bahwa ia dan ratusan karyawan lainnya telah diliburkan sejak seminggu yang lalu.

"Sewaktu gaji kemarin macet, kami tak sampai diliburkan, kami hanya mogok saja. Sekarang sudah sampai diliburkan. Kami yakin sewaktu gaji masuk kami langsung dipecat, kabar ini sudah beredar," jelas Sulaiman yang mengaku saat ini masih menganggur.

Halaman
12
Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help