TribunMedan/

Akhirnya, Polisi Malaysia Beber Orang Penting Terlibat Bunuh Kim Jong Nam

Saya tidak akan mengelak bahwa ada sejumlah warga Korut yang terlibat dalam pembunuhan Jong-nam. Kami akan menggunakan jalur hukum untuk menangkap mer

Akhirnya, Polisi Malaysia Beber Orang Penting Terlibat Bunuh Kim Jong Nam
AFP / MOHD RASFAN
Siti Aisyah (25), perempuan asal Indonesia, satu dari tiga tersangka kasus pembunuhan Kim Jong-nam saat dikawal polisi menuju pengadilan Malaysia, 1 Maret lalu. Kepala Polisi Diraja Malaysia memburu empat buronan, warga Korut dan mengungkap peran orang penting dalam kasus pembunuhan tersebut

TRIBUNMEDAN.com - Malaysia memburu sejumlah tersangka baru yang diduga terlibat kasus tewasnya Kim Jong-nam di Bandara Kuala Lumpur pada 13 Februari lalu, termasuk orang penting yang diduga memegang peran kunci dalam insiden itu.

Kepala Polisi Diraja Malaysia Inspektur Jenderal Khalid Abu Bakar mengatakan, di antara sejumlah nama baru ini, muncul beberapa nama warga negara Korea Utara.

Meski begitu, Khalid tak mengungkapkan identitas mereka dengan alasan agar tak mengganggu penyelidikan.

"Saya tidak akan mengelak bahwa ada sejumlah warga Korut yang terlibat dalam pembunuhan Jong-nam. Kami akan menggunakan jalur hukum untuk menangkap mereka," ungkap Khalid seperti dikutip Strait Times, Senin (20/3).

Sejauh ini, tiga tersangka telah ditahan polisi.

Dua perempuan yakni asal Indonesia dan Vietnam telah menjalani sidang pembacaan tuntutan pada 1 Maret lalu atas dakwaan melakukan pembunuhan berencana, sementara seorang lainnya yang merupakan warga Malaysia masih menunggu persidangan.

Melalu rekaman CCTV bandara, Siti Aisyah dan Doan Thi Huong secara tiba-tiba membekap wajah Jong-nam saat berada di terminal keberangkatan bandara.

Tak lama, pria berusia 46 tahun itu tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Belakangan, polisi menyebut kedua perempuan itu membekap korban dengan racun syaraf VX, zat kimia sangat mematikan yang dikategorikan PBB sebagai senjata penghancur massal.

Di sisi lain, petugas juga masih mencari tujuh warga Korut yang kini berada dalam pelarian, termasuk empat buron dan seorang yang diyakini merupakan diplomat senior, yakni Sekretaris II Kedutaan Besar Korut di Kuala Lumpur, Hyon Kwang Song.

Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help