Alamak Polisi Gadungan Sering Kali Beraksi dan Begini Cara yang Mereka Lakukan ke Pengendara

"Dari pengakuan tersangka, sudah enam kali beraksi. Lokasinya di Jalan Sudirman, Jalan Sisingamangaraja , dan terakhir di Jalan Juanda,"

Alamak Polisi Gadungan Sering Kali Beraksi dan Begini Cara yang Mereka Lakukan ke Pengendara
Tribun Medan / Array
Dua polisi gadungan yang ditangkap Tim Resmob Polda Sumut. Kedua tersangka ini kerap melakukan razia ilegal untuk memeras warga, Senin (20/3/2017). (Tribun Medan / Array) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua oknum polisi gadungan masing-masing Chandra Gunawan (23) dan Indra Lesmana (23), keduanya warga Jl Perjuangan, Kelurahan Sei Kera Hilir I, Kecamatan Medan Perjuangan yang ditangkap Tim Reserse Mobile (Resmob) Polda Sumatera Utara ternyata sudah sering beraksi.

Mereka beraksi di beberapa jalan inti kota yang selama ini sepi.

"Dari pengakuan tersangka, sudah enam kali beraksi. Lokasinya di Jalan Sudirman, Jalan Sisingamangaraja , dan terakhir di Jalan Juanda," kata Kasi Intel Brimob Polda Sumut, Kompol Kris Sianturi, Senin (20/3/2017) sore.

Baca: Jajaran Pemkab Punya Profil Tersendiri Tentang Bupati JR Saragih

Bupati Simalungun JR Saragih saat bercengkrama dengan masyarakat
Bupati Simalungun JR Saragih saat bercengkrama dengan masyarakat (Tribun Medan / Ari)

Kris mengatakan, uang hasil kejahatan tersebut digunakan para pelaku untuk foya-foya. Modus kejahatannya, sambung Kris, kerap membuntuti pengendara yang tidak menggunakan helm.

"Sebenarnya mereka ini kami amankan kemarin Minggu (19/3/2017) malam. Sebelum diamankan tim kami, mereka tengah melakukan razia di seputaran Jalan Juanda," kata Kris.

Ketika diminta menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA), keduanya gugup. Lalu, keduanya mengaku adalah polisi gadungan.

Kedua tersangka yang diwawancarai tak menampik tudingan petugas. Kata tersangka, perbuatannya itu hanya untuk senang-senang.

(Ray/tribun-medan.com)

Penulis: Array A Argus
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help