TribunMedan/

Mahasiswa Ini Mengaku Sudah Konsumsi Ganja Selama 3 Tahun untuk Obati Kanker Tulang Belakang

Untuk mengelabui petugas barang haram tersebut ia sembunyikan di kaus kaki yang dikenakan. Ganja tampak dikemas dengan empat kemasan.

Mahasiswa Ini Mengaku Sudah Konsumsi Ganja Selama 3 Tahun untuk Obati Kanker Tulang Belakang
Tribun Medan/Indra
Rahmat (23) calon penumpang pesawat Air Asia QZ 8040 jurusan Kualanamu Palembang kedapatan menyembunyikan ganja kering Senin, (20/3/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Petugas Avsec bandara Kualanamu menangkap Rahmat (23), calon penumpang pesawat Air Asia QZ 8040 jurusan Kualanamu Palembang karena kedapatan menyembunyikan ganja kering Senin, (20/3/2017).

Untuk mengelabui petugas barang haram tersebut ia sembunyikan di kaus kaki yang dikenakan. Ganja tampak dikemas dengan empat kemasan.

Setelah diamankan dari terminal selanjutnya dirinyapun digiring ke gedung security building bandara untuk dilakukan interogasi.

Baca: Mobil Dinas Jokowi Mogok saat Kunjungan di Kalbar, Ini yang Dilakukan Presiden dan Ibu Negara

Baca: KPU Siantar Segera Launching Rumah Pintar Pemilu

Baca: Puluhan Lelaki Berserban Datangi Gedung DPRD Sumut, Mereka Ternyata Meminta Hal Ini

Rahmat mengaku sebagai mahasiswa semester V di Universitas Indo Global Mandiri. Ia menyebut datang ke Medan karena ada kegiatan dan tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Nusantara di Tanjunggusta.

Meski mengakui memakai ganja, namun dirinya membantah ada menggunakan narkotika jenis lain.

“Aku pakai ganja ini karena divonis dokter kanker tulang belakang. Aku baca buku obatnya itu ganja. Udah tiga tahun aku pakai ganja, kalau enggak karena sakit gak ada aku pakai seperti ini. Aku kuliah jurusan Teknik Informatika bang di UIGM Palembang. Ini rencananya mau pulanglah karena sudah selesai acaranya,”kata Rahmat.

Humas Bandara Kualanamu, Wisnu Budi Setianto mengatakan kalau Rahmat ditangkap di area pintu security chek point sekira pukul 15.00 WIB.

Disebut penangkapan dilakukan berdasarkan profiling yang bersangkutan sehingga kemudian dilakukan pemeriksaan badan. Saat itu ditemukan empat bungkus plastik yang diletakkan di kedua kaos kaki yang dikenakan.

“Barang buktinya ada 400 gram. Yang bersangkutan hari ini juga kita serahkan ke Polres Deliserdang. Kalau kata yang bersangkutan dia beli barangnya dari seseorang di Kampung Tanjung Gusta tempat dilaksanakannya Kongres Masyarakat Adat Nusantara. Berdasarkan identitas dirinya merupakan peserta kongres,” kata Wisnu.

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help