NEWS VIDEO: Forum Keadilan Masyarakat Tani dan Pesantren Datangi Kantor DPRD

Forkrat dan Pesantren bersuara atas penyerobotan lahan yang dilakukan oleh seorang oknum bernama Maruli Siahaan.

Laporan Wartawan Tribun Medan, M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Forum Keadilan Masyarakat Tani (Fokrat) dan Pesantren berdemo di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, senin (20/3/2017).

Forkrat dan Pesantren bersuara atas penyerobotan lahan yang dilakukan oleh seorang oknum bernama Maruli Siahaan.

"Kami hanya ingin menjaga kestabilitasan, perdamaian dan keharmonisan antar umat beragama," kata seorang pendemo.

“Kami tidak ingin ada terjadinya Sara,“ tambahnya.

Baca: Puluhan Lelaki Berserban Datangi Gedung DPRD Sumut, Mereka Ternyata Meminta Hal Ini

Baca: Masih Ingat Mantan Kiper PSMS yang Legendaris Ini? Nasibnya Kini Pasti Bikin Anda Terkejut

Maruli Siahaan telah merampas lahan milik seorang muslim yang bernama Muhammad Taufik Tonggam Gultom.

Yang mana telah didirikan sebuah Gereja di atas lahan, yang terletak di belakang parkiran Polisi Daerah Sumatera Utara.

"Masyarakat Sumut tidak pernah berkata Rasis dan membeda-bedakan agama,“ kata Orator dalam orasinya.

“Pemerintah seharusnya menindak tegas pelaku, namun hari ini kami kecewa ketika kami menghargai perbedaan di acuhkan,“ tambah Orator.

Fokrat dan Pesantren memohon kerendahan hati penegak hukum khususnya Sumut agar memproses Maruli dengan seadil-adilnya.

Karena perbuatan yang dilakukannya telah menciderai keberagaman antar umat beragama yang selama ini sudah terjalin baik di Sumut.

“Kami menuntut kepada anggota dewan, ingat janji anda, ingat sumpah anda, karena kalian adalah perpanjangan tangan dari kami,“ kata Orator mengakhiri orasinya sembari menunggu perwakilan DPRD menemui mereka.

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help