TribunMedan/
Home »

Cetak

Pebisnis Sawit Kumpul di Santika, 40 Perusahaan asal 5 Negara Ikut Nimbrung

Acara INPALME dan INTRACONNEX serta business matching diikuti sebanyak 40 perusahaan dari lima negara.

Pebisnis Sawit Kumpul di Santika, 40 Perusahaan asal 5 Negara Ikut Nimbrung
TRIBUN MEDAN/AYU PRASANDI
Project Manager PT Hutan Gaya Indonesia, Yanto Sutioso saat konprensi pers di Santika Premiere Dyandra Hotel and Convention Medan, Senin (20/3). 

MEDAN-TRIBUN.com, MEDAN - Sebanyak 40 perusahaan dari lima negara ikut serta dalam event industri terintegrasi yang diadakan PT Hutan Gaya Indonesia.

Acara ini digelar di ball room Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan, mulai 22 hingga 24 Maret mendatang dengan tiga agenda utama.

"Ada tiga agenda kegiatan yaitu pameran kelapa sawit International Palm Oil Exhibition (INPALME), konferensi kelapa sawit International Palm Oil Conference (INPOC) dan pameran General Industry atau Manufaktur INTRACONNEX," ujar Project Manager PT Hutan Gaya Indonesia, Yanto Sutioso saat temu pers, di Santika Premiere Dyandra Hotel and Convention Medan, Senin (20/3).

Ia menjelaskan, di acara INPALME dan INTRACONNEX serta business matching diikuti sebanyak 40 perusahaan dari lima negara yaitu Indonesia, Malaysia, Tiongkok, India dan Inggris.

"INPALME adalah acara pameran dan seminar yang mengulas mengenai perkembangan industri kelapa sawit tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional,"jelasnya.

Ia menerangkan, INPALME menjadi acara yang mempertemukan para pelaku bisnis yang tergabung dalam industri kelapa sawit secara global.

"INPALME diadakan di Kota Medan karena sebagai ibukota provinsi Sumut. Sumut memainkan peranan besar dalam industri kelapa sawit di Indonesia dan sebagai daerah pionir industri kelapa sawit di Indonesia," terangnya.

Ia menuturkan, sementara INTRACONNEX adalah pameran dan seminar teknologi general industry yang akan dihadiri para pelaku industri dari seluruh Indonesia terutama dari Medan dan luar Medan bahkan internasional.

"Di acara INPALME dan INTRACONNEX tersebut akan dibahas 14 topik yang berbeda mengenai industri kelapa sawit dan aneka industri," tuturnya.

Ia mengungkapkan, jumlah perusahaan kelapa sawit yang diundang ke acara tersebut berjumlah sekeitar 150 group atau 1.500 perusahaan kelapa sawit dari hulu ke hilir serta lebih dari 1.000 industri manufaktur dan pabrik di Sumatera khususnya di Medan.

"Untuk tahun ini target transaksi masih sama dengan tahun lalu yaitu 5 juta US Dollar," ungkapnya.

Ia mengatakan, acara tersebut diadakan kembali dengan harapan dan tujuan akan menjadi acara yang mampu secara global mengembangkan industry kelapa sawit dan general industri serta sebagai ajang bertemunya para pelaku industri.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempromosikan Indonesia khususnya Sumatera Utara (Sumut) sebagai tempat yang tepat untuk melakukan bisnis kelapa sawit dan industri," katanya. (pra)

Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help