TribunMedan/
Home »

Video

News Video

Segini Jumlah Penghasilan PLN di Medan dari Pajak Penerangan Jalan

Agus menjabarkan bahwa PLN setiap bulannya meraup penghasilan listrik dari 654.362 pelanggan (90 % rumah tangga) sebanyak Rp 325 miliar.

Laporan Wartawan Tribun Medan /Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Dalam setiap pembayaran listrik, baik pra-bayar ataupun pasca-bayar, masyarakat selalu dikenai tambahan biaya di luar tarif pemakaian listrik per Kilowatt Hour (kWh) salah satunya adalah biaya komponen PPJ.

Pungutan PPJ kepada pelanggan listrik PLN memiliki dasar hukum yaitu Peraturan pemerintah (PP) Nomer 65 Tahun 2001 tentang pajak daerah. Aturan ini kemudian diimplementasikan melalui Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak Penerangan Jalan oleh Pemerintah Daerah tingkat II masing-masing.

Dengan demikin, PPJ merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bisa digunakan untuk pengembangan atau pembangunan daerah. Sementara itu untuk besaran biayanya, setiap daerah memiliki besaran PPJ yang berbeda beda. Pasalnya, besaran biaya tersebut ditentukan oleh Pemda masing-masing.

Dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 yang mengatur PPJ ada dalam Bagian Kesebelas, Pasal 52-56. Seperti bunyi Pasal 55 ayat (1): "Tarif Pajak Penerangan Jalan ditetapkan paling tinggi sebesar 10%."

Manager PLN Cabang Medan, Agus Tri Susanto mengatakan pemungutan PPJ dilakukan PLN secara otomatis kepada pelanggan listrik PLN, baik pelanggan prabayar maupun pasca bayar. Hanya saja dalam pelaksanaannya pelanggan pasca bayar dikenakan PPJ setiap kali melakukan pembayaran rekening, sedangkan khusus pelanggan pra bayar justru pajak sudah dikenakan di awal setiap pembelian voucher (token).

“PPJ atau pajak penerangan jalan merupakan pajak yang dikenakan setiap kali melakukan pembayaran rekening listrik atau pembelian isi ulang listrik. Setiap bulannya PPJ ini ditransfer ke rekening Pemerintah Kota Medan. Itu secara sistem pembayaran langsung ditransfer,” ujar Agus di kantornya, Selasa (14/3/2017)

Bagaimana dengan Kota Medan? Kota Medan memiliki aturan tentang besaran PPJ yang terangkum dalam Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 16 Tahun 2011. Dalam peraturan daerah ini tertulis bahwa PPJ adalah pajak atas penggunaan tenaga listrik, baik yang dihasilkan sendiri maupun diperoleh dari sumber lain.

Menurut Perda No 16 Tahun 2011 tarif tertinggi PPJ dibebankan kepada konsumen listrik yang bergelut dalam bisnis di Kota Medan sebanyak 10 %, tarif ini tidak berlaku terhadap bisnis golongan industri, pertambangan minyak bumi dan gas alam, golongan bisnis ini hanya dipajaki 3 %. Untuk konsumen kalangan rumah tangga dibebani PPJ sebanyak 7,5 % sedangkan pemerintah tidak dibebani sama sekali.

Agus menjabarkan bahwa  PLN setiap bulannya meraup penghasilan listrik dari 654.362 pelanggan (90 % rumah tangga) sebanyak Rp 325 M.  

“Tertinggi dari rumah tangga sebesar Rp 120 M, dari bisnis Rp 75 miliar. Sisanya dari industri sosial dan pemerintah,"  ujar pria berambut pendek ini.(ryd)

Penulis: Royandi Hutasoit
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help