Selfie Maut

Selfie Maut, Remaja Ini Tewas Kesetrum usai Berswafoto di Atas Sutet

Namun, saat perjalanan pulang ke rumahnya korban ingin selfie dengan latar belakang pemandangan alam dari atas ketinggian sutet.

Selfie Maut, Remaja Ini Tewas Kesetrum usai Berswafoto di Atas Sutet
net
ILUSTRASI - Tomi Luki Saputra, warga Jalan Mangga, Kelurahan Kejuron, Kota Madiun harus membayar dengan nyawanya setelah tersambar kereta api saat selfie atau swafoto. (net) 

TRIBUN-MEDAN.com - Topik bin Ujang (15) tewas mengenaskan usai lari pagi bersama teman-temannya pada Minggu (19/3/2017).

Remaja asal Gunung tangkil RT 02/03, Desa Cibeber 1, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor ini tewas karena tersengat listrik bertegangan tinggi.

Baca: Anda bakal Pangling Lihat Sarah Amelia Terkini usai Bercerai dengan Ariel Noah

Baca: Keterlaluan dan Miris, Ibu Injak Kepala dan Ikat Anak di Pagar, Perhatikan Reaksi Orang Melintas

Baca: Persib Bandung Jajal Delapan Laga Jelang Liga 1, Satu di Antaranya Tarung Klasik Kontra PSMS

Sejumlah pemain Persib Bandung merayakan gol dalam Perebutan Peringkat 3 dan 4 dalam Ajang Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/3/2017). Persib Bandung sementara ungguul dengan skor 2-1 lewat gol yang diciptakan oleh Atep. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah pemain Persib Bandung merayakan gol dalam Perebutan Peringkat 3 dan 4 dalam Ajang Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/3/2017). Persib Bandung sementara ungguul dengan skor 2-1 lewat gol yang diciptakan oleh Atep. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Kapolsek Leuwiliang, Kompol I Nyoman Supartha menjelaskan, awalnya korban bermaksud lari pagi bersama teman-temannya.

Namun, saat perjalanan pulang ke rumahnya korban ingin selfie dengan latar belakang pemandangan alam dari atas ketinggian sutet.

"Korban terjatuh dari ketinggian 12 meter karena tersengat aliran listrik sutet," ujarnya pada Minggu (19/3/2017).

Akibatnya, kata Kapolsek, korban mengalami luka bakar diseluruh tubuh dan kaki kanan korban patah.

"Sempat dibawa ke RSUD Leuwiliang, tapi nyawanya tidak tertolong," jelasnya.

Saat ini, jasad korban sudah dibawa pulang oleh keluarganya untuk dimakamkan.

(TribunBogor/Damanhuri )

Editor: Randy Hutagaol
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help