Catatan Kriminal
Wajah Rupawan Gadis Ini Hancur Disiram Air Keras Sang Mantan Pacar, Kok Begitu Tega Ya?
Bejat! Itulah kata yang pantas diberikan kepada pacar DW (24) perempuan asal Mojokerto yang berprofesi sebagai pemandu lagu.
TRIBUN-MEDAN.com - Bejat! Itulah kata yang pantas diberikan kepada pacar DW (24) perempuan asal Mojokerto yang berprofesi sebagai pemandu lagu.
Saat ini DW menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo sejak Selasa (7/3/2017), Surabaya, setelah disiram air keras oleh mantan kekasihnya, Lamaji.
Baca: Nikita Mirzani Akui Gemar Tak Pakai Bra dan Celana Dalam tapi Dia Punya Alasan yang Tak Terduga
Baca: Ya Ampun, 4 ABG Cewek Dicokok di Lokasi Tawuran dalam Kondisi Begini
Baca: Unggahan Istri Ahok soal Putranya Mencuri Perhatian Publik, Ada Apa Gerangan?
Berdasarkan penjelasan Humas RSUD Dr Soetomo, Pesta Parulian Maurid Edwar, perempuan pemandu lagu ini mengalami luka bakar hingga 37,5 persen hampir di seluruh tubuh.
"Di antaranya ada di wajah, dada, lengan, dan paha," ujar Pesta ketika dihubungi Surya, Selasa (7/3/2017).
Baca: Mustahil tapi Nyata, Penis Pindah ke Lutut usai Selingkuh, Anda yang Selingkuh belum Kapok?
Baca: Edan, Buktikan Ayu Ting Ting dan Raffi Nikah Siri saat Gigi Umrah, Mbah Mijan Tantang Sumpah Pocong

Pesta tak bisa menyebutkan secara spesifik zat yang digunakan untuk mencederai korban. Sebab, zat kimia tersebut telah dibersihkan oleh pihak Rumah Sakit Gatoel, Mojokerto, sebelum dirujuk ke RSUD Dr Soetomo (Senin, 6/3/2017).
"Untuk zat kimia yang digunakan, kami tak bisa menjelaskan secara spesifik. Lebih baik, dikonfirmasi kepada penyidik dari kepolisian saja," jelas dia.
Langkah awal, pihak RSUD baru bisa membersihkan luka tersebut.
Proses tersebut telah dilaksanakan selama empat jam pada Selasa dini hari.
Sedangkan untuk langkah lebih lanjut, DW akan mendapatkan penanganan dari spesialis bedah plastik RSUD Dr Soetomo.
"Untuk langkah operasi, kami belum bisa memastikan. Kami masih melihat perkembangan pasien. Untuk sementara, kami akan fokus pada pencegahan infeksi terlebih dahulu," ia menambahkan.