TribunMedan/
Home »

Cetak

DPRD akan Panggil PLN dan Pemko Medan, Ini yang Akan Dibahas

Menurut Perda No 16 Tahun 2011 tarif tertinggi Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dibebankan kepada konsumen listrik yang bergelut di bidang bisnis di Kota

DPRD akan Panggil PLN dan Pemko Medan, Ini yang Akan Dibahas
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Petugas PLN melakukan perbaikan jaringan listrik di jalan Trangkil Gunungpati, Kota Semarang 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Manajer PLN Cabang Medan Agus Tri Susanto membeberkan data bahwa, setiap bulan PLN Cabang Medan memeroleh penghasilan listrik Rp 325 miliar dari dari 654.362 pelanggan (90 persen rumah tangga).

"Tertinggi dari rumah tangga sebesar Rp 120 miliar, dari bisnis Rp 75 miliar dan dari pemerintah Rp 20 miliar," ujarnya melalui aplikasi whatsapp, Senin (20/3)

Menurut Perda No 16 Tahun 2011 tarif tertinggi Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dibebankan kepada konsumen listrik yang bergelut di bidang bisnis di Kota Medan, yakni 10 persen. Tarif ini tidak berlaku terhadap bisnis golongan industri, pertambangan minyak bumi dan gas alam.

Golongan bisnis ini hanya kena pajak tiga persen. Untuk konsumen kalangan rumah tangga dibebani PPJ sebanyak 7,5 persen, sedangkan pemerintah tidak dibebani sama sekali.

Baca: Gara-gara Gojek, Pendapatan Tukang Becak di Kota Medan Terjun Bebas

Baca: Helikopter Polri Mendarat Darurat di Ladang Warga, Untung Tak Ada Korban Jiwa

Baca: Malangnya! Berniat Bantu Anak-Anak Seberangi Sungai, Rohman Malah Tewas Tenggelam

Baca: Sedihnya! Prajurit Ini Tak Sempat Lihat Calon Bayinya Lahir karena Tewas Ditikam Mantan Napi

Berdasarkan perhitungan menurut Perda No 16 Tahun 2011, tarif PPJ Kota Medan setiap bulan yaitu 7,5 persen dari Rp 120 miliar, yakni Rp 9 miliar.

Kemudian 10 persen dari Rp 75 miliar, yakni Rp 7,5 miliar dan tiga persen dari Rp 110 miliar, yakni Rp 3,6 miliar. Jadi, PAD PPJ Medan bisa mencapai Rp 9 miliar + Rp 7,5 miliar + Rp 3,6 miliar, yakni Rp 20,1 miliar.

Halaman
12
Penulis: Royandi Hutasoit
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help