TribunMedan/

Ini Satu dari Beberapa Penarik di Acara MTQ

Para penjaga stan yang terdiri dari pengurus PKK Kecamatan Medan Tembung menyebut kendaraan antik itu dengan sebutan Becak Tempoe Doeloe.

Ini Satu dari Beberapa Penarik di Acara MTQ
Tribun Medan / Mustaqim
Seorang pengunjung melihat becak Tempoe Doeloe yang terparkir di depan stan Kecamatan Medan Tembung, Selasa (21/3/2017). (Tribun Medan / Mustaqim) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bagi anda yang pernah berkunjung ke arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-50 Kota Medan di Jalan Tritura, Simpang Mariendal, Kecamatan Medan Amplas pasti melihat sebuah becak unik. Becak unik itu terlihat parkir di depan pintu masuk stan milik Kecamatan Medan Tembung.

Para penjaga stan yang terdiri dari pengurus PKK Kecamatan Medan Tembung menyebut kendaraan antik itu dengan sebutan Becak Tempoe Doeloe.

Berbeda dengan becak dayung yang ada di Kota Medan selama ini, kendaraan roda tiga yang ada di MTQ ke-50 ini berukuran lebih kecil.

Letak sepeda pada Becak Tempoe Doeloe ini berada tepat di depan bangku penumpang sekaligus tempat kayuh pengemudi.

Becak ini juga hanya dapat menampung satu orang penumpang dengan fasilitas bangku kulit empuk bewarna cokelat. Agar penumpang tidak langsung terpapar dengan sinar matahari atau pun hujan, maka sebuah terpal kain bewarna hitam terpasang menutup kabinnya.

Di sisi kiri dan kanan kabin penumpang terdapat masing-masing satu buah roda. Sementara, warna yang mendominasi pada Becak Tempoe Doeloe ini yaitu hitam.

Baca: Dalam 2,5 Jam Polisi Amankan 1,5 Kilogram Sabu

Kapolres Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin saat memaparkan para kurir sabu. Dari tangan mereka, petugas berhasil mengamankan 1,5 kilogram sabu.
Kapolres Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin saat memaparkan para kurir sabu. Dari tangan mereka, petugas berhasil mengamankan 1,5 kilogram sabu. (Tribun Medan / HO)

Sekretaris PKK Kecamatan Medan Tembung Meli Herlina menyebutkan konsep pembuatan becak ini murni dilakukan oleh Camat Medan Tembung. Proses pengerjaan Becak Tempoe Doeloe ini dimulai awal tahun dan selesai sebelum acara MTQ ke-50 dibuka pada Sabtu (18/3/2017) lalu.

"Yang disain pak camat Indra Maulana. Kami beri nama Becak Tempoe Doeloe. Sengaja di letak di sini biar jadi daya tarik pengunjung," kata Meli, Selasa (21/3/2017).

Pengamatan www.tribun-medan.com dilokasi, becak yang berada di stan Kecamatan Medan Tembung ini menjadi satu dari sekian banyak lokasi foto yang dipilih pengunjung.

Becak Tempoe Doeloe ini pertama kali diperlihatkan kepada masyarakat ketika pawai ta'aruf pembukaan MTQ ke-50 berlangsung. Ketika itu sepasang pemuda-pemudi terlihat menaiki becak itu dengan mengenakan salah satu pakaian adat.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help