TribunMedan/
Home »

Sport

AFP Sumut Gelar Kursus untuk Wasit Pertandingan Futsal

Sebanyak 78 orang mengikuti kursus wasit futsal level 3 yang digelar Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sumatera Utara.

AFP Sumut Gelar Kursus untuk Wasit Pertandingan Futsal
Tribun Medan/Tommy
Wakil Ketua II KONI Sumut, Sakiruddin, Sekretaris Umum AFP Sumur, M Syah, pengurus serta panitia foto bersama peserta kursus wasit futsal level 3, Rabu (29/3/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Sebanyak 78 orang mengikuti kursus wasit futsal level 3 yang digelar Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sumatera Utara. Kursus ini berlangsung mulai 27 Maret sampai 30 Maret di Gedung PPLP Sumut Jalan Pembangunan Sunggal.

Sekretaris Umum AFP Sumut, Muhammad Syah mengatakan, jika perkembangan futsal Sumut cukup baik. Hal ini terlihat sejumlah pemain tampil di liga profesional futsal.

"Kita harus bangga, ada satu pemain futsal masuk tim nasional futsal dan juga empat pemain lain masuk di tim liga pro, seperti Syahidan Lubis dan lainnya, "ujarnya, Rabu (29/3/2017).

Baca: SMP 13 Juara Futsal PABA Cup Setelah Taklukkan SMPN 1

Baca: Sekolah Santo Anthonius Bangun Mulia Medan Gelar Gebyar Futsal

Ia pun mengimbau, peserta kursus kiranya melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Level 3 ini sebagai awal peserta menjadi hakim di lapangan futsal.

"Peserta semua ini, kiranya dapat melanjutkan kursus ke level berikutnya. Level dua, satu dan AFC. Kami hanya sebagai fasilitator, akan lakukan pemantauan terhadap wasit yang memiliki misi dan ambisi besar,"katanya.

Kursus yang mendatangkan instruktur wasit nasional, Yuli Suratno, dibuka KONI Sumut, melalui Wakil Ketua II, Sakiruddin. Dalam sambutannya, Sakiruddin mengatakan, kursus wasit ini memang sangat dibutuhkan. Ini mengingat, peran penting wasit berperan dalam perkembangan olahraga. Sebagai satu-kesatuan, wasit berperan dalam peningkatan prestasi.

"Saat ini banyak wasit konvensional. Artinya, dia wasit sepakbola juga wasit futsal. Padahal, harus berbeda, karena aturannya berbeda,"katanya.

Pihaknya juga mendorong pengurus Asosiasi Futsal untuk membuat peraturan, yang mewajibkan pemilik sarana dan prasarana futsal, mengharuskan memiliki klub. Hal ini bertujuan, agar tumbuh kembangnya futsal, sejajar dengan jumlah klub.

"Itu untuk pembinaan. Kalau tidak ada klub, laporkan kepada pemerintah, karena itu masih menjadi sarana hiburan dan diwajibkan bayar pajak," katanya.

Mantan Sekretaris Dispora Sumut itu beralasan, dengan banyaknya klub dan sarana futsal, menjadi suburnya kompetisi di gelar. Hal ini mempermudah pengurus dalam pencarian bibit atlet.

"Kalau banyak klub, banyak potensi untuk berprestasi. Semakin banyak kompetitor, semakin banyak bibit atlet, kompetisi dan peran wasit pun ada. Ini yang kita dorong pengurus, lakukan itu," pungkasnya

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help