TribunMedan/

Dua Kelompok Pemuda Nyaris Bentrok di Pasar Seram, Pengunjung Ketakutan

Diduga, bentrokan hampir pecah lantaran masalah lahan parkir dan jaga malam di pasar yang letaknya persis di samping Plaza Medan Mall itu.

Dua Kelompok Pemuda Nyaris Bentrok di Pasar Seram, Pengunjung Ketakutan
Tribun Medan/Array
Kapolsekta Medan Kota, Kompol Martuasah Tobing (kanan) tampak melerai pertikaian antardua kelompok pemuda di Pasar Seram Jalan Bulan, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (1/4/2017) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pengunjung pasar Seram di Jalan Bulan, Medan Kota mendadak berhamburan lantaran takut melihat dua kubu pemuda nyaris terlibat bentrok, Sabtu (1/4/2017).

Diduga, bentrokan hampir pecah lantaran masalah lahan parkir dan jaga malam di pasar yang letaknya persis di samping Medan Mall itu.

Mendapat informasi adanya bentrokan, sepasukan petugas Brimob bersenjata lengkap turun ke lokasi.

Bahkan, Kapolsekta Medan Kota, Kompol Martuasah Tobing terlihat berupaya melerai kedua belah pihak yang bertikai.

Baca: Dua Kelompok Pemuda Bentrok Pakai Senjata Tajam di Percut Seituan

Baca: Coba Lerai Bentrokan Antarkelompok Pemuda, Polisi Ini Malah Dihantam Pakai Batu

Baca: Polisi Dalami Penyebab Bentrok Antarkelompok Pemuda di Percut Seituan

Polisi berjaga-jaga di lokasi bentrokan antarkelompok pemuda di Jalan Ismaliyah, Kampung Agus, Labuhan Deli, Deliserdang Sumatera Utara, Sabtu (1/4/2017)
Polisi berjaga-jaga di lokasi bentrokan antarkelompok pemuda di Jalan Ismaliyah, Kampung Agus, Percut Seituan, Deliserdang Sumatera Utara, Sabtu (1/4/2017) (Tribun Medan/Array)

"Saya minta kepada masing-masing pihak untuk menahan diri. Saya tidak mau dengar ada ribut-ribut di sini," ungkap Martuasah yang mengenakan seragam dinas lengkap, Sabtu (1/4/2017) sore.

Awalnya, kedua kubu yang sama-sama merasa berhak melakukan pengutipan tetap kukuh mempertahankan argumennya masing-masing.

Namun, Martuasah kembali meminta kedua belah pihak tidak saling baku hantam karena masalah uang pengutipan.

"Semua masalah bisa dibicarakan baik-baik. Tolong ditunda dululah mengutipnya. Sama-sama tahan emosi lah kita," ungkap mantan Kanit VC/Judisila Polresta Medan ini.

Hampir setengah jam melakukan dialog, kedua belah pihak akhirnya sepakat. Keduanya tetap mengutip iuran di pasar, namun dengan porsi masing-masing

Penulis: Array A Argus
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help