TribunMedan/

Korupsi e KTP

Nazar: Anas Terima Rp 500 Miliar dari Andi Narogong

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin, mengungkap alur aliran dana sebesar Rp 2,3 Triliun dari biaya proyek pengadaan KTP

Nazar: Anas Terima Rp 500 Miliar dari Andi Narogong
Warta Kota/Henry Lopulalan
Mantan Bendahara Partai Demokrat dan anggota DPR Muhammad Nazaruddin ketika menjadi saksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor,Jalan Bunnggur,, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017). 10 orang saksi dihadirkan untuk eks Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Irman dan eks Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sugiharto melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2013. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin, mengungkap alur aliran dana sebesar Rp 2,3 Triliun yang diduga dikorupsi dari biaya proyek pengadaan KTP berbasis NIK periode 2011-2012.

Hal itu disampaikan Nazaruddin saat dihadirkan sebagai saksi dari terdakwa Irman dan Sugiharto di sidang kasus dugaan korupsi proyek pengadaan E-KTP di PN Tipikor Jakarta, Senin (3/4/2017).

Baca: Ini Kata Ketua MUI Menyasar Penangkapan Sekjen FUI Al-Khaththath

Baca: 10 Tewas Akibat Ledakan Hantam Stasiun KA Bawah Tanah di St Petersburg, Teror Apa?

Baca: Temukan Dompet Hermes Asli, Pengemis Jujur Bernama Woralop Ini Jadi Kaya Mendadak, Kok Bisa?

Woralop, gelandangan Thailand. (Net)
Woralop, gelandangan Thailand. (Net) (Net)

Disampaikannya di persidangan, Nazar mengungkap nilai nominal pemberian uang kepada sejumlah orang.

Salah satunya Anas yang menerima sebesar Rp 500 miliar dari pengusaha Andi Narogong. 

Uang itu untuk keperluan pemenangan di pemilihan Ketum Partai Demokrat 2010.

Baca: Pernah Pacari Artis Cantik Ini Hingga Hamil, Begini Kabar Aktor Lawas Ini dengan Keluarga Barunya

Baca: Pengakuan Mengejutkan Mantan Prajurit Berusia 90 Tahun, Sebut Dirinya Transjender

Halaman
12
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help