TribunMedan/

Korupsi e KTP

Anas Bersaksi di Tipikor: Uang Rp 20 Miliar Dibawa dalam Berapa Koper ke Ruang Bendahara

"Itu bukan fakta, yang mulia. Itu keterangan fitnah. Itu fiksi dan fitnah," kata mantan Ketua Umum Demokrat.

Anas Bersaksi di Tipikor: Uang Rp 20 Miliar Dibawa dalam Berapa Koper ke Ruang Bendahara
tribunnews.com
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum membacakan nota pembelaannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta, Kamis (18/9/2014). 

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Anas Urbaningrum disebut menerima uang dari pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong sebesar 500.000 dollar AS.

Uang itu kemudian digunakan dalam Kongres Partai Demokrat untuk pencalonan sebagai ketua umum partai.

Namun, Anas membantah adanya aliran uang hasil korupsi e-KTPdalam kongres partai.

"Kalau dari e-KTP, saya pastikan tidak ada," ujar Anas saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Anas mengatakan, aliran uang untuk Kongres Partai Demokrat telah dibuktikan dalam kasus korupsi proyek Hambalang yang menjeratnya sebagai terpidana.

Baca: Nazar: Anas Terima Rp 500 Miliar dari Andi Narogong

Dalam sidang tersebut, kata dia, keterangan para saksi dan bukti-bukti yang dihadirkan dalam persidangan menguatkan bahwa ada uang korupsi proyek Hambalang yang mengalir ke sana.

Sehingga diputuskan bahwa kongres tersebut turut dibiayai dengan uang korupsi.

Namun, saat itu tak disebut-sebut soal proyek e-KTP.

"Buat saya aneh ketika ada peristiwa dengan jalan cerita yang berbeda," kata Anas.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help