BPK RI Saring Bibit-bibit Filmmaker Baru

Kategori film yang dilombakan Kompetisi video Citizen Journalism, Kompetisi film pendek fiksi dan dokumenter masing-masing untuk kategori umum dan...

Tribun Medan / Nikson
Suasana Press Conference Festival Kawal Harta Negara di kantor Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Utara di Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (6/4/2017). (Tribun Medan / Nikson) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nikson Sihombing

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) mengadakan Festival Film yang bertema Kawal Harta Negara.

Dalam event tersebut BPK RI bekerja sama dengan United States Agency for International Development (USAID).

Kategori film yang dilombakan Kompetisi video Citizen Journalism, Kompetisi film pendek fiksi dan dokumenter masing-masing untuk kategori umum dan pelajar.

Selain itu juga ada diskusi Short film production, Pitching Forum, workshop film bersama filmaker nasional.

Vita, event koordinator Festival Film Kawal Harta Negara mengatakan tujuan diadakannya film tersebut untuk menemukan insan-insan filmmaker pemula yang ada di Medan. Namun tak hanya di Medan juga akan mencari filmmaker pemula yang berbakat di Kota lain seperti Jakarta, Magelang, Ternate, dan Malang.

Baca: Kenaikan Tarif Air PDAM Tirtanadi Tidak Memberatkan Pelanggan

Masyarakat Pelanggan di Medan Polonia mendengarkan penjelasan Direktur Air PDAM Tirtanadi terkait penyesuaian tarif air bersih yang akan diberlakukan, Kamis (6/4/2017). (Tribun Medan / Akbar)
Masyarakat Pelanggan di Medan Polonia mendengarkan penjelasan Direktur Air PDAM Tirtanadi terkait penyesuaian tarif air bersih yang akan diberlakukan, Kamis (6/4/2017). (Tribun Medan / Akbar) (Tribun Medan / Akbar)

Baca: Pramugari Berbikini Maskapai Vietjet Segera Layani Penumpang Indonesia

“Jadi kami mencari bibit-bibit baru di lima kota se-Indonesia. Kami yakin mereka punya karya namun belum memiliki peluang untuk maju ke tingkat nasional.Nah kegiatan ini adalah peluang itu,” ujarnya saat diwawancara di Kantor BPK RI Provinsi Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Kamis (6/4/2017)

Wanita yang memakai jilbab hitam ini menjelaskan, filmmaker yang sudah memiliki karya film dapat men-submit karyanya ke panitia. Namun film yang boleh diperlombakan ialah film yang berlum pernah meraih penghargaan.

Selain lomba membuat film juga memperlombakan ide cerita film. Lomba ide cerita bisa dituangkan dalam pitching forum. Ia menegaskan, pitching forummasihh hanya berupa ide awal cerita sebelum dijadikan naskah.

Ia menjelaskan nantinya, bagi dua ide cerita terbaik dari setiap kota akan diberikan dana produksi sebesar sepuluh juta rupiah untuk menjadikannya sebagai sebuah film. Jadi dengan film yang dibuat bisa lebih maksimal dalam proses penggarapannya.

“Sangat penting untuk mengingatkan masyarakat tentang penting menjaga harta beda milik negara. Karena kalau bukan masyarakat yang menjaga harta kita siapa lagi yang akan menjaganya,” ujarnya.

(nik/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved