Breaking News

Kedatangan Kami Untuk Perjuangkan Anak Istri dan Rela Dipanggang Matahari

"Kami ngak mau di injak-injak. Kami datang kesini untuk memperjuangkan anak dan istri kami. Kami dipanggang matahari setiap hari. Semua itu demi anak,

Kedatangan Kami Untuk Perjuangkan Anak Istri dan Rela Dipanggang Matahari
Tribun Medan / Royandi
Ratusan pengemudi Gojek unjuk rasa di depan kantor DPRD Sumut, Rabu (12/4/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Adanya rencana pemerintah untuk membekukan Gojek, ratusan driver Gojek melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD Sumatera Utara (SUMUT), Rabu (12/4/2017).

Para driver Gojek ini memarkirkan sepeda motornya di sepanjang jalan yang berada di depan DPRD Sumut dan DPRD Medan. Hal ini juga mengakibatkan kemacetan disepanjang jalan Imam Bonjol.

Wahyugo, koordinator unjuk rasa dalam orasinya menyampaikan kedatangan mereka adalah untuk memperjuangakan anak dan istri mereka yang berharap dari rezeki mengemudi Gojek.

Baca: Dua Pembunuh Satu Keluarga Kembali Ditangkap Tim Gabungan

Baca: Pengendara Sebaiknya Hindari Jalan Imam Bonjol, Macet karena Ada Kejadian Ini

"Kami ngak mau di injak-injak. Kami datang kesini untuk memperjuangkan anak dan istri kami. Kami dipanggang matahari setiap hari. Semua itu demi anak istri. Kami mengemudi dengan bagus, tapi rezeki kami mau dimatikan. Kami tidak bisa diam," teriaknya.

Ia juga mengutarakan pemerintah jangan sewenang-wenang memperlakukan mereka, karena mereka juga masyarakat yang harus diperjuangkan wakil rakyat.

"Save driver Gojek. Jangan matikan rezeki kami, setuju," ujarnya yang disambut ucapan setuju dari ratusan driver gojek.

Polemik pengemudi ojek online di Medan (Gojek) sudah terjadi beberapa kali. Mulai dari bentrok dengan pengemudi becak bermotor (perbetor). Perbetor merasa rezeki mereka hilang lantaran keberadaan Gojek.

(ryd/tribun-medan.com) 

Penulis: Royandi Hutasoit
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help