Home »

Sport

Voli Sumut Mengalami Kemerosotan, Ini yang Menjadi Alasannya

Sofyan yang tercatat pernah memperkuat kontingen Aceh di Pekan Olahraga Daerah (Popda) 1998 dan skuad Popda Sumut 1998, masih mengharapkan hati ...

Voli Sumut Mengalami Kemerosotan, Ini yang Menjadi Alasannya
Tribun Medan / Tommy
Sofyan Irawan 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Prestasi cabang olahraga Voli di Sumut mengalami kemerosotan drastis. Era kejayaan prestasi Voli Sumut saat ini berbanding terbalik dengan era 90-an.

Sofyan Irawan (39) Atlet Voli yang pernah membela klub PTPN II dan Pelindo menilai Sumut kurang menggelar pertandingan Voli.

Ia menceritakan sekitar tahun 90-an, olahraga voli menjadi rutinitas di seluruh kalangan masyarakat Sumut.

“Tapi, kalau sekarang, kondisinya berbeda. Jarang sekali masyarakat yang mengisi waktu dengan bermain voli,”ujar warga Jalan Karya Gang Cilincing Kelurahan Karang Berombak Kecamatan Medan Barat, Sabtu (15/4/2017).

Baca: Ini Cara Kapolres AKBP Ciceu Cahyati Dekatkan Diri ke Personel

Sofyan yang tercatat pernah memperkuat kontingen Aceh di Pekan Olahraga Daerah (Popda) 1998 dan skuad Popda Sumut 1998, masih mengharapkan hati masyarakat.

“Saya tidak mau menjadi bagian dari ketidakpedulian terhadap voli ini, “harap ayah yang memiliki satu anak ini.

Dikatakanya, Sumut memiliki potensi besar menciptakan atlet yang berkualitas. Namun, kurangnya kepedulian, membuat perkembangan voli jalan di tempat.

Soal ini, Icer menilai, kurangnya kompetisi menjadi faktor kesulitan menemukan atlet yang berkualitas. Pasalnya, waktu lalu, pertandingan cabor voli hampir digelar setiap bulannya.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help