TribunMedan/
Home »

Sumut

Gara-gara Ditampar, Erdi Tersinggung dan Bunuh Teman Kencannya

Petugas kepolisian berhasil menangkap pelaku pembunuhan Amerud Desi Mariani (24), wanita yang ditemukan meninggal di perkebunan sawit, Sabtu (14/4)

Gara-gara Ditampar, Erdi Tersinggung dan Bunuh Teman Kencannya
Tribun Medan/Joseph
Kanit Pidum Ipda Tono Listianto melakukan oleh TKP pembunuhan Emerud. Erdi (di atas sepeda Motor) membunuh Emerud Desi karena emosi ditampar karena tidak membayar biaya kencan sesuai perjanjian. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Joseph Wesly Ginting

TRIBUN-MEDAN.COM, BINJAI - Petugas kepolisian berhasil menangkap pelaku pembunuhan Amerud Desi Mariani (24), wanita yang ditemukan meninggal di perkebunan sawit, Sabtu (14/4/2017).

Pelakunya adalah Erdi (27) alias Jhon warga dusun Pancor Ido, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat. Selain Erdi juga diamankan Ibon Rosandi warga Desa Empus, Kabupaten Langkat yang menjadi penadah barang korban.

Kasat Reskirm Polres Binjai, AKP Isnawansa mengatakan Erdi tega membunuh Amerid karena merasa kesal ditampar oleh Amerud setelah berkecan di rerimbunan kebun sawit.

Baca: Bermula dari Kehabisan Bensin Ungkap Kasus Pembunuhan, Begini Kisahnya

Baca: Aniaya Polisi yang Nyaru Jadi Pembeli Sabu, Kakak Beradik Ini Ditembak

"Selesai berkencan janji untuk memberikan jasa kencan berbeda dengan janji sebelumnya. Karena merasa ditipu korban marah dan menampar pelaku," katanya, Rabu (19/4/2017).

Tidak terima ditampar, Erdi marah dan langsung membalas dengan cara memukul muka korban hingga terjatuh. Pelaku kemudian mencekik korban sambil memukul kepala korban dengan menggunakan pelepah rumbiah sebanyak tiga kali.

"Setelah dipukul, leher korban dicekek kembali selama 30 Menit sampai dengan korban meninggal dunia," katanya.

Setelah puas menganiaya, pelaku kemudian membawa barang milik korban yakni handpone Nokia dan Oppo, dompet dan sepeda motor Honda Verza hitam.(*)

Penulis: Joseph Wesly Ginting
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help